kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.095   -89,34   -1,24%
  • KOMPAS100 981   -11,73   -1,18%
  • LQ45 720   -6,96   -0,96%
  • ISSI 254   -3,11   -1,21%
  • IDX30 390   -2,97   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -2,09   -0,43%
  • IDX80 111   -1,20   -1,08%
  • IDXV30 134   -0,38   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,82   -0,64%

Gandeng KPBN, Agrinas Palma Nusantara Pasarkan 6.000 Ton CPO melalui E-Bidding


Kamis, 02 April 2026 / 09:56 WIB
Gandeng KPBN, Agrinas Palma Nusantara Pasarkan 6.000 Ton CPO melalui E-Bidding
ILUSTRASI. Harga referensi CPO naik (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memasarkan 6.000 ton crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit melalui kerja sama dengan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) lewat skema e-bidding berbasis tender terbuka, pada Rabu (1/4/2026).

Dengan kolaborasi ini, Agrinas Palma Nusantara memanfaatkan sistem marketplace dan jaringan tender KPBN, yang selama ini dikenal sebagai salah satu acuan harga komoditas khususnya CPO.

SEVP Operasional KPBN, Muhammad Zulham Rambe menyebut, dalam mekanisme tersebut, harga sepenuhnya ditentukan oleh dinamika pasar, berdasarkan prinsip supply and demand tanpa intervensi pihak manapun.

Baca Juga: PalmCo Gandeng Agrinas Perkuat Produksi Minyakita

“Harga yang terbentuk adalah harga terbaik pada hari itu, karena benar-benar ditentukan oleh mekanisme pasar yang terbuka,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).

Implementasi perdana kerja sama ini mencatat sebanyak 6.000 ton CPO telah dipasarkan dengan tingkat akseptasi mencapai 100%. 

Menurut Agrinas Palma Nusantara, hal ini menjadi indikator sistem yang dibangun mampu menjawab kebutuhan transparansi dan efisiensi dalam perdagangan komoditas.

Baca Juga: Mendag Bakal Panggil Eksportir Sawit Bahas Dampak Perang AS-Israel vs Iran

Sinergi ini juga disebut sebagai salah satu langkah kolaborasi antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang saling menguntungkan.

Selain fasilitator pemasaran, KPBN juga dinilai berperan sebagai mitra  yang membantu memastikan terbentuknya harga terbaik. Sementara itu, Agrinas Palma Nusantara disebut memperoleh akses pada ekosistem pasar yang lebih luas dan terstruktur.

Ke depan, dengan sistem yang adaptif terhadap dinamika pasar global, KPBN disebut akan memperkuat peran sebagai platform pemasaran komoditas yang kredibel dan transparan, sedangkan Agrinas Palma Nusantara berharap dapat terus meraih pendapatan optimal.

Baca Juga: Harga Referensi CPO Menguat 5,41% pada Periode April 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×