kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.805   -23,00   -0,14%
  • IDX 8.119   87,42   1,09%
  • KOMPAS100 1.145   13,45   1,19%
  • LQ45 828   6,84   0,83%
  • ISSI 288   4,53   1,60%
  • IDX30 431   4,05   0,95%
  • IDXHIDIV20 516   3,51   0,69%
  • IDX80 128   1,33   1,05%
  • IDXV30 140   1,17   0,84%
  • IDXQ30 140   0,89   0,64%

Pengembangan green property butuh insentif


Jumat, 22 November 2019 / 09:31 WIB
Pengembangan green property butuh insentif
ILUSTRASI. Suasana saat Pameran Indonesia Future City (IFC) & REI Mega Expo 2017 di ICE BSD Tangerang Selatan, Kamis (14/9). pameran ini ikuti oleh lebih dari 200 developer serai 750 proyek properti./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/14/09/2017.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Sementara, HousingEstate melihat aspek ramah lingkungan dalam pengembangan properti perlu diperhatikan. Salah satunya dengan memberikan apresiasi lewat Green Property Awards 2019.

Sejumlah developer yang menerapkan konsep eco friendly dalam pengembangan proyek-proyeknya kendati insentif dan keseriusan pemerintah mendukungnya masih minim diberi penghargaan.

Baca Juga: WIKA Gedung bangun perkantoran TelkomGroup Manyar

Sebanyak 10 proyek yang dikembangkan sejumlah developer menerima apresiasi Property Awards. Kebanyakan proyek itu mengusung green dengan konsep terintegrasi dengan jalur transportasi massal.

Sementara yang lain mendapatkan penghargaan kategori green open space, green design & planning, green energy, dan green infrastructure.

Ke-10 proyek tersebut antara lain Premiere MTH-LRT City, BSD City, Lloyd Alam Sutera, Lugano Lake Park CitraRaya Tangerang, Kediri Family Residence, Metland Cibitung, Apartemen Tamansari Urban Sky, CBD Kota Harapan Indah, Apartemen Mahata Tanjung Barat, dan Apartemen Mahata Margonda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×