kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.003.000   87.000   2,98%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Pengusaha listrik swasta sambut baik opsi renegosiasi pembangkit listrik dengan PLN


Senin, 06 April 2020 / 15:31 WIB
Pengusaha listrik swasta sambut baik opsi renegosiasi pembangkit listrik dengan PLN
ILUSTRASI. Ilustrasi pembangkit listrik


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

Arthur bilang, kontrak-kontrak PPA jangka panjang pada dasarnya melibatkan penyediaan lapangan pekerjaan dalam jumlah besar, investasi miliaran dollar AS, dan komitmen para investor serta lembaga perbankan baik dari dalam negeri maupun internasional.

Maka dari itu, penting bagi APLSI untuk mengkaji berbagai opsi terbaik dengan mempertimbangkan situasi ekonomi terkini di Indonesia.

Baca Juga: Tak kebal virus corona, ini daftar BUMN yang terpapar Covid-19

“Kami juga berharap opsi-opsi yang ada tetap akan mempertahankan keberlangsungan iklim investasi di Indonesia yang kuat secara jangka panjang seiring adanya prinsip kepastian kesepakatan di awal,” ungkap Arthur, Senin (6/4).

Ke depan, Arthur yakin setelah Indonesia bisa menangani pandemi virus corona, maka kegiatan ekonomi akan kembali mengalami pertumbuhan. Alhasil, seluruh stakeholder terkait perlu mengantisipasi kembali tumbuhnya permintaan konsumsi listrik secara jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×