kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pengusaha minta kuota impor daging sapi ditambah


Selasa, 14 Agustus 2012 / 12:34 WIB
ILUSTRASI. Berkumur dengan air garam bisa membantu meringankan masalah kesehatan mulut.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ketua Komite Daging Sapi (KDS) Jakarta Raya, Sarman Simanjorang meminta Kementerian Pertanian menambah kuota impor daging sapi sebesar 50.000 ton lagi untuk memenuhi permintaan daging sapi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Sarman bilang, impor daging sapi tambahan itu untuk memenuhi kebutuhan selama September hingga Desember 2012. Saat ini, Kementerian Pertanian menetapkan kuota impor sapi hanya 34.0000 ton untuk nasional, turun ketimbang tahun lalu sebanyak 100.000 ton.

"Kalau mau kurangi impor daging sapi pelan-pelan, jangan ekstrem,” kata Sarman kepada KONTAN, Selasa (14/8). Ia melanjutkan, pihaknya mendukung program pemerintah untuk swasembada daging sapi agar impor daging sapi bisa berkurang.

"Tetapi sekarang ini mana daging sapi lokalnya?" kata Sarman. Karena pasokan domestik belum memadai, Sarman berharap pemerintah menambah kuota impor daging sapi tersebut. "Kalau impor tidak ditambah, harga daging sapi bisa naik hingga Rp 105.000 per kilogram (kg)," kata Sarman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×