CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pengusaha minta kuota impor daging sapi ditambah


Selasa, 14 Agustus 2012 / 12:34 WIB
ILUSTRASI. Berkumur dengan air garam bisa membantu meringankan masalah kesehatan mulut.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ketua Komite Daging Sapi (KDS) Jakarta Raya, Sarman Simanjorang meminta Kementerian Pertanian menambah kuota impor daging sapi sebesar 50.000 ton lagi untuk memenuhi permintaan daging sapi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Sarman bilang, impor daging sapi tambahan itu untuk memenuhi kebutuhan selama September hingga Desember 2012. Saat ini, Kementerian Pertanian menetapkan kuota impor sapi hanya 34.0000 ton untuk nasional, turun ketimbang tahun lalu sebanyak 100.000 ton.

"Kalau mau kurangi impor daging sapi pelan-pelan, jangan ekstrem,” kata Sarman kepada KONTAN, Selasa (14/8). Ia melanjutkan, pihaknya mendukung program pemerintah untuk swasembada daging sapi agar impor daging sapi bisa berkurang.

"Tetapi sekarang ini mana daging sapi lokalnya?" kata Sarman. Karena pasokan domestik belum memadai, Sarman berharap pemerintah menambah kuota impor daging sapi tersebut. "Kalau impor tidak ditambah, harga daging sapi bisa naik hingga Rp 105.000 per kilogram (kg)," kata Sarman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×