kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Penjualan Perdana Gapura Prima (GPRA) melesat 26,67% di kuartal I 2021


Minggu, 11 Juli 2021 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Stan pengembang Gapura Prima Grup saat pameran Rei Expo 2016 di Jakarta Convenrion Center, Senin (10/10). Penjualan Perdana Gapura Prima (GPRA) melesat 26,67% di kuartal I 2021


Reporter: Ramadhan Sultan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA) menorehkan kinerja yang baik di tiga bulan pertama tahun ini. Pasalnya, penjualan bersih tumbuh 26,67% dari torehan di periode yang sama tahun sebelumnya.

Melansir laporan keuangan perusahaan, GPRA membukukan penjualan bersih sebesar Rp 81,84 miliar hingga akhir Maret lalu. Sedangkan di tahun lalu sebelumnya, GPRA masih meraup penjualan bersih hingga Rp 60,01 miliar.

Penjualan bersih yang didapat perusahaan di kuartal I-2021 ini yang terbesar berasal dari penjualan rumah dan ruko sebesar Rp 45,92 miliar, dari penjualan apartemen dan kantro sebesar Rp 24,50 miliar, sedangkan dari apartemen service sebesar Rp 10,39 miliar dan dari sewa sebesar Rp 1,02 miliar.

GPRA mencatat beban pokok penjualan mengalami kenaikan 32,34% menjadi Rp 31,71 miliar di kuartal I-2021 dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 21,46 miliar.

Baca Juga: Dirut Perdana Gapura Prima (GPRA) terpilih jadi Ketua REI Jakarta

Dari sisi beban umum dan administrasi mengalami turun 13,87% dari semula Rp 28,35 miliar di kuartal I-2020 menjadi Rp 24,42 miliar pada periode yang sama tahun ini.

Alhasil laba kotor perusahaan tercatat mengalami kenaikan 23,09% menjadi Rp 50,12 miliar di akhir Maret 2021 dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 38,55 miliar.

Dengan begitu perusahaan catat rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk GPRA meningkat menjadi Rp 10,68 miliar bila dibanding raihan rugi bersih kuartal I-2020 yang mencapai Rp 7,98 miliar.

Selanjutnya: Gapura Prima (GPRA) rilis klaster Savana Ardea tahap 2 di Bukit Cimanggu City

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×