kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penjualan properti loyo jelang Lebaran


Selasa, 13 Juni 2017 / 22:25 WIB


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Markus Sumartomjon

JAKARTA.  Memasuki bulan puasa dan jelang Lebaran tahun ini, para pebisnis properti memaklumi bila penjualan produk properti bakal tidak seramai bulan sebelumnya. Maklum, di periode tersebut, konsumen lebih banyak berkutat di kebutuhan pokok.

Kondisi inilah yang membuat PT Metropolitan Land Tbk (Metland) tidak terlalu berharap banyak bisa menjaring lebih banyak penjualan di periode tersebut.

Menurut Olivia Surodjo, Direktur Keuangan Metropolitan Land, penjualan properti jelang Lebaran memang tidak seramai di bulan-bulan biasa. Sayang, ia belum bisa memprediksi target penjualan di sepanjang Juni ini. "Tapi seperti di tahun sebelumnya, di masa puasa (jelang Lebaran), target kami hanya setengah dari bulan-bulan biasanya," katanya kepada KONTAN, Selasa (13/6).

Biasanya, penjualan Metland di periode Ramadhan hanya mencapai Rp 40 miliar sampai Rp 50 miliar saja. Makanya, pengembang ini tidak terlalu jor-joran dalam menggelar program promosi dan pemasaran.

Sedangkan Wakil Presiden Direktur Agung Podomoro Land, Very Y Setiadi bilang penjualan properti di bulan puasa masih normal. "Misalnya kami ada event di Podomoro Golf View, bisa menjual 200 unit," tandasnya. Salah satu resep supaya jualan properti tetap terjadi di bulan puasa ini adalah dengan memasarkan produk properti yang memang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kebanyakan adalah proyek hunian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×