kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penjualan sepeda motor di luar Jawa jadi harapan


Rabu, 12 Juli 2017 / 19:53 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Industri sepeda motor hingga pertengahan tahun ini masih lesu. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan, pada semester I 2017 penjualan sepeda motor turun hampir 9% menjadi 2,7 juta unit dibandingkan semester satu tahun lalu. 

Ketua Bidang Komersil Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, Sigit Kumala mengatakan, hal ini menandakan sudah hampir tiga tahun belakangan penjualan sepeda motor terus turun.

"Tahun ini tampaknya belum ada tanda-tanda bisa pulih," ungkap Sigit kepada KONTAN (12/7). Momen seperti Lebaran kemarin ternyata tidak mampu mengerek penjualan sepeda motor.

Harapannya, sektor riil di daerah bisa bergerak khususnya luar Pulau Jawa. Sebab, sampai semester I 2017 contohnya di beberapa provinsi di Sumatera dan Kalimantan ada yang mencatat kenaikan penjualan sampai 30% dibandingkan semester I 2016. 

"Kalau komoditi naik di daerah, mungkin ada kesempatan penjualan di daerah meningkat," kata Sigit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×