kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Penjualan Suzuki 2025 Tembus 64.000 Unit, 88% Mobil Buatan Indonesia


Jumat, 30 Januari 2026 / 18:01 WIB
Penjualan Suzuki 2025 Tembus 64.000 Unit, 88% Mobil Buatan Indonesia


Reporter: Leni Wandira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menutup kinerja penjualan mobil sepanjang 2025 dengan catatan positif.

Penjualan ritel Suzuki menembus lebih dari 64.000 unit, dengan dominasi produk hasil manufaktur dalam negeri mencapai 88% dari total penjualan.

Capaian ini menegaskan peran Suzuki dalam memperkuat industri otomotif nasional melalui optimalisasi fasilitas produksi dan penyerapan komponen lokal.

Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, mengatakan tingginya kontribusi produk lokal mencerminkan konsistensi Suzuki dalam mendukung pengembangan industri otomotif Tanah Air.

“Sepanjang 2025, lebih dari 64.000 unit mobil Suzuki terjual di pasar domestik. Dari jumlah tersebut, 88% merupakan model yang diproduksi di Indonesia. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam mendorong industri otomotif nasional,” ujar Dony dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga: Pengemudi Wajib Tahu! Pasokan BBM Shell Masih Terbatas di Jabodetabek

Dari sisi model, kendaraan niaga masih menjadi tulang punggung penjualan Suzuki. New Carry mencatat kontribusi terbesar dengan porsi sekitar 47% dari total penjualan ritel.

Tingginya penyerapan New Carry mencerminkan kebutuhan pelaku usaha terhadap kendaraan komersial yang efisien dan andal untuk menunjang aktivitas ekonomi.

Sementara itu, pada segmen kendaraan penumpang, tren permintaan didominasi oleh SUV. New Suzuki XL7 menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 20% dari total penjualan, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan keluarga berkapasitas tujuh penumpang.

Lini SUV Suzuki kian diperkuat dengan kehadiran Fronx yang diproduksi di pabrik Suzuki Cikarang. Model bergaya coupe SUV ini tidak hanya ditujukan untuk pasar domestik, tetapi juga disiapkan sebagai basis ekspor.

Sejak diluncurkan pada Mei 2025, Fronx mencatat penjualan hampir 10.000 unit atau setara 14% dari total penjualan Suzuki sepanjang tahun lalu. Model ini juga mengoleksi 13 penghargaan nasional, termasuk Car of the Year 2025.

Baca Juga: inDrive Luncurkan inDrive Ads, Tambah Sumber Pendapatan Non-Komisi

Di sisi lain, 2025 menjadi momentum penting bagi Suzuki dalam mendorong adopsi teknologi elektrifikasi. Varian Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang tersedia pada model Grand Vitara, New XL7, dan Fronx mendapat respons positif dari pasar.

“Berdasarkan data Gaikindo, enam dari sepuluh pembeli mobil penumpang Suzuki memilih varian hybrid. Ini menunjukkan konsumen semakin menerima teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, tanpa harus mengorbankan aspek keterjangkauan,” tutup Dony.

Dengan dominasi produk lokal dan meningkatnya minat terhadap kendaraan hybrid, Suzuki optimistis kontribusinya terhadap industri otomotif nasional akan terus menguat di tengah dinamika pasar pada 2026.

Selanjutnya: Persaingan Makin Ketat, Jumlah Nasabah Aktif Bank Digital Tidak Sampai 50%

Menarik Dibaca: Bitcoin cs Tiarap karena Sikap The Fed, Investor Disarankan Lakukan Ini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×