kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Penyebaran penyakit pada kopi susutkan harga jual biji kopi


Jumat, 19 November 2010 / 14:23 WIB
Tambang Grasberg PT Freeport Indonesia


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Cuaca yang tidak menentu membikin penyakit tanaman tumbuh dengan begitu suburnya di sejumlah sentra perkebunan kopi di Sumatera; diantaranya di Naggroe Aceh Darussalam (NAD) dan juga Sumatera Utara.

“Awalnya buah kopi itu banyak., namun kena penyakit buahnya menguning kemudian rontok,” kata Yamanah AC, Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan, Kementerian Perdagangan (Kemdag) di Jakarta, Jumat (19/11). Penyakit ini mengakibatkan produktivitas tanaman kopi anjlok.

Selain merontokan buah yang siap panen, kopi yang sudah dipanen juga rusak. Dus, dengan kualitas yang menyusut seperti ini, harga jual pun ikut melorot.

Yamanah memperkirakan, penyakit kopi itu muncul akibat cuaca yang basah sehingga penyebaran penyakit kopi begitu cepatnya. Ia menyayangkan adanya penyebaran penyakit saat harga kopi sedang manis-manisnya seperti saat ini. “Harga bagus tapi dari volume kita tidak bisa banyak ekspor,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×