kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Perlindungan harga, petani kedelai tak usah cemas


Rabu, 05 September 2012 / 22:00 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabang BCA Thamrin Jakarta, Jumat (2/7). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/07/2021.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perlindungan harga kepada petani kedelai terus dilakukan oleh Pemerintah. Instrumen perlindungan kepada petani ini dilakukan sebagai insentif agar petani bergairah menanam kedelai.

Menteri Pertanian, Suswono, mengatakan ada beberapa insentif yang diberikan pemerintah kepada petani kedelai. Selain bea masuk 0% yang ketentuannya berlaku sampai Desember ini, Suswono juga menyatakan bahwa harga pembelian pemerintah (HPP) menjadi tugas Bulog.

Untuk polanya, penentuan HPP kedelai dan gula relatif sama. Untuk gula, ada HPP yang menjadi harga dasar. Sedangkan untuk kedelai, karena sekarang ini harganya sedang bagus, belum diperlukan diberlakukannya HPP. Kecuali jika nanti harga kedelai jatuh, maka pemerintah akan langsung melakukan intervensi.

"Intinya, sekarang sudah ada jaminan perlindungan untuk harga di tingkat petani," kata Suswono, Rabu (5/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×