kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.862
  • SUN90,98 -0,39%
  • EMAS610.040 0,50%

Permen ESDM 18/2018 tegaskan pentingnya keselamatan dalam kegiatan usaha migas

Rabu, 14 Maret 2018 / 22:23 WIB

Permen ESDM 18/2018 tegaskan pentingnya keselamatan dalam kegiatan usaha migas
ILUSTRASI. Petugas mengisi BBM Pertamax Turbo di SPBU



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melakukan penyederhanaan peraturan di subsektor migas. Salah satunya dengan menerbitkan Permen ESDM Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan Pada Kegiatan Usaha Migas.

Aturan tersebut mengatur tentang pemeriksaan keselamatan dan inspeksi serta pemeriksaan keselamatan SPBU. Dalam aturan baru ini, badan usaha harus menjamin keselamatan kegiatan usahanya secara mandiri. Pemerintah akan memberikan pedoman teknis atau panduannya.


Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Soerjaningsih dalam acara Sosialisasi Permen ESDM Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan Pada Kegiatan Usaha Migas di Auditorium Migas, Selasa (13/3), menjelaskan, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, badan usaha atau bentuk usaha tetap wajib menjamin standar mutu, kaidah keteknikan dan keselamatan kegiatan usahanya.

Dalam aturan baru ini, pengawasan keselamatan menjadi tanggung jawab badan usaha. Kewenangan Pemerintah lebih banyak dalam pengaturan atau pedoman yang harus ditaati badan usaha. Dia mencontohkan, terkait pendirian SPBU, Pemerintah cq Ditjen Migas tidak lagi mengeluarkan izin. Hal itu menjadi kewenangan badan usaha pemegang izin usaha niaga.

“Tidak ada izin dari Ditjen Migas. Terkait safety-nya, itu dilakukan mandiri oleh badan usaha sendiri. Bukan berarti kita melepas begitu saja. Itu ada pedomannya (yang dikeluarkan Ditjen Migas),” jelas Soerjaningsih seperti dilansir dari website resmi Ditjen Migas pada Rabu (14/3).

Meski tak lagi mengeluarkan izin, lanjut Soerja, namun pemerintah akan melakukan audit secara acak dan apabila ditemukan penyimpangan di salah satu SPBU, maka badan usaha pemegang izin niaga tersebut harus bertanggung jawab. Atas kelalaian yang terjadi, badan usaha pemegang izin usaha niaga dapat dikenakan sanksi, mulai dari dari tertulis, pemberhentian operasi maupun pencabutan izin.


Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Sofyan Hidayat

ENERGI

Tag
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0615 || diagnostic_web = 0.2773

Close [X]
×