kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   7,00   0,04%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Permintaan ekspor kertas meningkat, APP Sinarmas berniat tambah lahan


Jumat, 19 Agustus 2011 / 11:24 WIB
ILUSTRASI. Cara menanam bawang merah cukup mudah untuk Anda coba. KONTAN/Baihaki


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Asia Pulp and Paper (APP) Sinarmas berniat menambah luas area tanam bahan baku pembuatan kertas. Lahan yang dimiliki saat ini seluas 2,5 juta hektare dinilai sudah mencapai kapasitas maksimalnya. Apalagi sekitar 40% dialokasikan untuk area konservasi.

"Otomatis lahan tanam kita hanya sekitar 1,5 juta hektare setelah dikurangi untuk konservasi," ucap Corporate Public Affairs and Government Relations APP Sinarmas Wilson T.P. Siahaan, Kamis (18/8) malam.

Meski ada moratorium, area hutan tanaman industri (HTI) yang akan diperluas untuk lahan penanaman pohon eucalyptus dan akasia itu, Wilson mengklaim, telah dimiliki sebelum moratorium berlaku. Lahan yang berlokasi di Riau dan Jambi itu nantinya akan ditanami pohon-pohon berumur panen sekitar empat tahun hingga lima tahun.

Meski belum berani menyebut angka rencana penambahan lahan, Wilson mengatakan, hal tersebut terkait antisipasi meningkatnya pesanan kertas ekspor untuk Al-Quran ke negara Timur Tengah dan permintaan untuk kebutuhan kertas industri.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×