kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45989,59   -6,37   -0.64%
  • EMAS998.000 -0,60%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Permintaan Ruang Perkantoran Diproyeksi Masih Akan Lesu pada Tahun 2022


Kamis, 10 Februari 2022 / 19:57 WIB
Permintaan Ruang Perkantoran Diproyeksi Masih Akan Lesu pada Tahun 2022
ILUSTRASI. Karyawan dengan menerapkan protokol kesehatan menjalani kegiatan di salah satu perkantoran di Jakarta, Jumat (13/8). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengatakan jika harga dan sewa ruang kantor di masa pandemi Covid-19 terus mengalami penurunan.

Knight Frank Indonesia sendiri mencatat jika terdapat sekitar 2 juta meter persegi (m²) ruang kantor kosong di central business district (CBD) Jakarta. Tidak hanya itu, serapan ruang kantor di CBD Jakarta pada 2021 menurun hingga minus 97.047 m².

"Kita melihat ada hampir 2 juta m² ruang kantor kosong di CBD Jakarta. Sarapan ruang kantor CBD di 2021 ini menurun -97,047 m² akibat pandemi terutama pada PPKM Darurat. Ini juga pernah terjadi pada 2014 karena pada saat itu terjadi krisis ekonomi global," jelas Syarifah dalam konferensi pers yang berlangsung virtual, Kamis (10/2).

Ia melanjutkan, penurunan serapan gedung perkantoran memang telah terjadi sejak 2019, artinya sejak awal pandemi COVID-19 melanda. Pada 2019 turun menjadi 118.882 m² dari sebelumnya di 2018 mencapai 155.177 m², lalu angka tersebut makin merosot pada 2020 menjadi hanya 28.814.

Baca Juga: Sektor Bisnis Apartemen Sewa Cenderung Stagnan di Tahun 2021

Sementara itu, tidak ada penambahan ruang kantor di Jakarta pada tahun 2021, dengan demikian tercatat hanya ada 7 juta m² ruang kantor di CBD Jakarta.

"Itu termasuk setelah 2 building masuk di semester I 2021 hanya ada 2 building perkantoran yang masuk pasar untuk menambah total pasokan CBD Jakarta. Tingkat hunian 71,8%, dengan koridor Thamrin yang menjadi yang tertinggi. Dengan terkoreksinya tingkat hunian, harga sewa cenderung melemah," sambungnya.

Ia mengurai, penurunan pertumbuhan harga sewa juga terjadi di secara regional di Asia Pasifik. Menurut rilis Knight Frank Asia Pasifik pertumbuhan harga sewa kantor premium pada kuartal IV 2021, rerata pertumbuhan hanya di kisaran 0,3%.

Adapun kota Seoul di Korea Selatan berada di tingkat paling tinggi untuk pertumbuhan harga sewa ruang kantor. "Sebaliknya, kondisi Jakarta saat ini tertekan," ungkapnya.

Baca Juga: Adhi Persada Gedung (APG) Ditunjuk Jadi Kontraktor Utama Proyek CCM 2 & Harris Hotel

Ia melanjutkan, pola kerja hybrid diperkirakan masih tetap akan menjadi alternatif sehingga permintaan ruang perkantoran akan tetap tertekan di tahun 2022.

Sementara itu, Angela Wibawa Head of Office Leasing JLL mengungkapkan, pada aktivitas di triwulan keempat 2021, penyerapan sektor ruang perkantoran terlihat mengalami sedikit peningkatan yang didominasi oleh sektor teknologi.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×