kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Permintaan tinggi, harga ayam turut terbang


Selasa, 08 Mei 2018 / 19:10 WIB
ILUSTRASI. Penjualan daging ayam potong


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga ayam broiler menunjukkan peningkatan dalam seminggu terakhir. Harga ayam broiler di Jawa Saat ini berkisar Rp 19.000 - Rp 21.000 per kg dari sebelumnya Rp 18.000 - Rp 20.000 per kg.

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia Singgih Januratmoko kenaikan harga tersebut dikarenakan adanya tradisi munggahan, sehingga permintaan ayam meningkat hingga 20%.

Hal yang sama pun diungkapkan oleh Sigit Prabowo, Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN). Menurutnya, tradisi munggahan yang diadakan sebelum memasuki bulan puasa memang mendorong permintaan ayam.

“Minggu ini adalah puncak dari even munggah, karena pertengahan bulan ini sudah masuk bulan puasa,” ujar Sigit kepada Kontan.co.id, Selasa 7/5).

Dia pun mengatakan bahwa kenaikan harga ayam tidak dipengaruhi oleh naiknya harga pakan meskipun dalam seminggu terakhir harga pakan meningkat Rp 150 per kg.

Menurut Sigit, meskipun harga pakan meningkat, namun peternak belum menaikkan harga ayamnya. Pasalnya, harga ayam saat ini masih bisa menutupi harga pokok produksi yang meningkat.

Sementara itu, Singgih memperkirakan harga ayam hanya akan meningkat setelah memasuki bulan puasa. “Setelah puasa, mungkin minggu kedua atau ketiga sudah turun,” ujar Singgih.

Di sisi lain, Sigit pun berharap harga ayam di tingkat peternak tetap stabil ke depannya. Namun, bila sampai di tingkat pedagang terjadi lonjakan harga yang tidak terukur dan tidak terjangkau masyarakat, maka satgas pangan harus bergerak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×