kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.060   60,00   0,33%
  • IDX 5.712   -229,00   -3,85%
  • KOMPAS100 754   -31,23   -3,98%
  • LQ45 569   -20,25   -3,44%
  • ISSI 198   -7,82   -3,80%
  • IDX30 323   -11,27   -3,38%
  • IDXHIDIV20 401   -10,77   -2,61%
  • IDX80 85   -3,45   -3,89%
  • IDXV30 110   -3,61   -3,18%
  • IDXQ30 105   -3,27   -3,03%

Perputaran industri gim mencapai US$ 900 juta per tahun


Kamis, 13 Desember 2018 / 22:24 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno memainkan game online


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Dengan 41 juta pemain gim di Indonesia, perputaran uang di industri tersebut diproyeksikan sebesar US$ 900 juta per tahun. Karenanya PT Telkom Indonesia pun tak ingin melewatkan peluang tersebut sehingga bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara.

Aulia Ersyah, Vice President Marketing Management PT Telkom Indonesia mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian dan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN lain, untuk membuat program yang menarik minat millennial.

"BUMN kami punya sekitar 140 jutaan milenial. Jadi masing-masing BUMN, punya program millennial yang membuat millennial makin solid," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/12). Lanjutnya, salah satunya yaitu melalui program event Spirit of Millennials Games Day 2018.

Adapun dari program tersebut salah satunya merupakan perlombaan gim daring. Ia menjelaskan bahwa ada dua kategori yaitu untuk pro yang sudah dilakukan penyisihan sejak Bulan Oktober. Aulia bilang ada sekitar 3.000 sekian yang bermain. "Yang datang ke sini grand final, ada 16 tim. Yang BUMN, timnya kita rancang 35 sampai 45 tim, satu tim empat orang," jelasnya.

Gim daring yang dilombakan dalam event ini, salah satunya PUBG. Menurutnya, PUBG atau Player Unknown's Battleground menjadi top five game terbaik yang paling diminati generasi millennial. Terkait ekspansi perusahaan terhadap industri gim sendiri, Aulia belum berkenan berkomentar. "Untuk itu bukan saya yang harus berkomentar," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×