kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pertagas dapat pasokan dari dua blok ExxonMobil


Kamis, 23 Oktober 2014 / 08:56 WIB
Pertagas dapat pasokan dari dua blok ExxonMobil
ILUSTRASI. Produk perawatan rambut Gatsby produksi PT Mandom Indonesia Tbk (TCID).


Reporter: Agustinus Beo Da Costa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Pertamina Gas (Pertagas) memastikan akan mendapatkan aliran gas ke pipa gas Arun–Belawan pada 2 November 2014 dari Blok B dan North Sumatera Offshore (NSO) milik ExxonMobil. Pada tanggal yang sama pipa gas Arun–Belawan bisa dioperasikan secara komersial.

Menurut Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya, kedua blok migas itu akan menyalurkan gas 50 mmscfd. Adapun kebutuhan gas tersebut untuk mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan, milik PLN. "Saat ini yang tersedia baru dari gas ExxonMobil," ungkap dia, Selasa ke KONTAN, (21/10).

Menurut Hendra, sebagai pengelola pipa gas alias transporter, nantinya PLN mesti membayar toll fee dan harga gas yang dibeli. Namun, sayang Pertagas enggan membocorkan total harganya sebab saat ini tengah dibahas di Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Selain menjual ke Pertamina yang kemudian disalurkan ke PLTGU Belawan, gas dari kedua blok migas itu juga dijual oleh Exxon ke PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan PT  Kertas Kraft Aceh. 

Perlu diketahui, ExxonMobil telah mengelola kedua blok tersebut lebih dari 40 tahun. Saat ini, produksi gas yang dihasilkan tinggal 300 juta kubik per hari (mmscfd). 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×