kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Pertamina buka kantor pemasaran di Singapura, apa bedanya dengan Petral?


Rabu, 09 Oktober 2019 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. PT Pertamina kembali membuka kantor pemasaran di Singapura.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina kembali membuka kantor pemasaran di Singapura, yakni melalui Pertamina International Marketing & Distribution, Pte Ltd (PIMD). Pendirian PIMD ini dikhawatirkan bakal menghidupkan lagi perburuan rente seperti dalam Pertamina Energy Trading Limited (Petral) yang telah dibubarkan karena tersangkut kasus mafia migas.

Terkait kekhawatiran itu, manajemen Pertamina pun buka suara. Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menegaskan bahwa PIMD dibentuk bukan untuk mengganti Petral. Menurut Fajriyah, fungsi PIMD pun berbeda dari Petral.

Baca Juga: Pertamina kaji opsi relokasi proyek DME ke Tanjung Enim

Fajriyah menerangkan, Petral merupakan trading arm Pertamina dalam import minyak mentah untuk kebutuhan domestik. Sedangkan PIMD merupakan trading arm untuk menjual produk Pertamina maupun produk pihak ketiga di pasar international.

"Jadi jelas PIMD jangan disamakan dengan Petral, karena PIMD fokus untuk menghasilkan pendapatan tambahan melalui penjualan di luar negeri. Jadi bukan untuk memenuhi kebutuhan domestik," jelas Fajriyah saat ditanya Kontan.co.id, Rabu (9/10).

Baca Juga: Kembangkan Green Refinery, Pertamina buka opsi gandeng pihak selain ENI

Di sisi lain, Fajriyah menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan minyak mentah maupun produk bahan bakar minyak (BBM) domestik tetap dilakukan sesuai amanat pemerintah yaitu oleh fungsi di internal Pertamina melalui Integrated Supply Chain (ISC).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×