kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.636   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.675   55,28   0,84%
  • KOMPAS100 874   7,71   0,89%
  • LQ45 662   5,95   0,91%
  • ISSI 233   1,88   0,81%
  • IDX30 370   2,56   0,70%
  • IDXHIDIV20 457   2,27   0,50%
  • IDX80 100   0,88   0,89%
  • IDXV30 127   0,86   0,68%
  • IDXQ30 118   0,68   0,58%

Pertamina EP optimalisasi produksi sumur tua


Sabtu, 19 Desember 2015 / 18:04 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Sanny Cicilia

INDRAMAYU. Anak usaha Pertamina di sektor hulu, Pertamina EP masih rajin merawat sumur tua. Dari perawatan tersebut, beberapa sumur tua masih tetap produktif.

Misalnya di lapangan offshore X-Ray. Lapangan ini sendiri terdiri dari empat remote platform. Jumlah keseluruhan, ada 34 sumur di X-Ray.

Umur X-ray yang terbilang tua yakni 40 tahun, tidak membuat produksinya menurun. Melalui inovasi yang terus dilakukan, pencapaian produksi X-Ray sejak awal tahun hingga 17 Desember mampu mencapai 2.112 barrel minyak per hari (bopd).

Selain inovasi, program well intervention atau perawatan sumur tua di beberapa sumur X-Ray jadi kunci performa produksi yang terus meningkat.

Hasilnya, lapangan X-Ray berkontribusi cukup besar di  Asset 3 Jatibarang Field yang memproduksi 7.979 bopd.

Jatibarang Field Manager Ceppy Agung Kurniawan, mengungkapkan, Lapangan X-Ray merupakan backbone dalam produksi Jatibarang Field. “Program reaktivasi dari sumur-sumur suspended Lapangan X-ray akan terus dilajutkan di tahun 2016," katanya melalui rilis resmi, Jumat (18/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×