kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.692   -126,00   -0,71%
  • IDX 6.310   302,08   5,03%
  • KOMPAS100 841   47,38   5,97%
  • LQ45 630   32,88   5,50%
  • ISSI 216   9,69   4,70%
  • IDX30 356   17,25   5,09%
  • IDXHIDIV20 436   18,32   4,39%
  • IDX80 95   5,28   5,88%
  • IDXV30 117   3,85   3,41%
  • IDXQ30 114   4,97   4,55%

Pertamina Hulu Energi (PHE) Raup Laba US$2,17 Miliar pada 2025


Senin, 15 Juni 2026 / 11:13 WIB
Pertamina Hulu Energi (PHE) Raup Laba US$2,17 Miliar pada 2025
ILUSTRASI. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. (DOK/Pertamina)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (10/6/2026), perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar US$ 2,17 miliar. Capaian ini disokong oleh seluruh entitas afiliasi mulai dari Regional 1 hingga Regional 5, Elnusa, Badak LNG, serta Pertamina Drilling Service Indonesia.

Hingga akhir Desember 2025, PHE berhasil memproduksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 1,032 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD). Realisasi tersebut terdiri dari produksi minyak sebesar 556 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.757 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Pertumbuhan produksi ini didorong oleh program pengembangan lapangan yang masif, termasuk penyelesaian pemboran eksploitasi di 887 sumur selama tahun lalu.

Baca Juga: ASDP Siapkan Armada dan Diskon Tiket Jelang Musim Libur Sekolah

Di sisi eksplorasi, PHE gencar memperkuat penemuan sumber daya baru melalui pemboran 20 sumur eksplorasi serta survei seismik 2D dan 3D yang ekstensif.

Hasilnya, perusahaan mengantongi temuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 1.097,43 juta barel setara minyak (MMBOE). Penemuan ini didominasi oleh temuan Migas Non-Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan yang menyumbang sebesar 724,22 juta barel minyak (MMBO).

Selain eksplorasi domestik, PHE mencatatkan penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 314 MMBOE yang berasal dari realisasi aktivitas merger dan akuisisi (M&A).

Salah satu kontribusi signifikan datang dari aset internasional di Aljazair, melalui proyek MLN Phase 5 yang berlokasi di Blok 405a. Langkah strategis ini dilakukan perusahaan untuk menjaga keberlanjutan produksi jangka panjang dan memperkuat posisi di pasar migas global.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, mengungkapkan, pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru adalah bukti komitmen menjaga ketahanan energi.

Baca Juga: Pengamat: Beban Pajak Bikin Harga Tiket Pesawat Domestik Kurang Kompetitif

"Pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar BOE menunjukkan komitmen PHE untuk terus menjaga ketahanan energi nasional," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (15/6/2026).

Hermansyah mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pekerja, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam menjaga keberlangsungan operasi di tengah tantangan industri hulu migas.

"Ke depan, PHE akan terus fokus pada peningkatan kinerja operasional yang unggul, penerapan teknologi dan inovasi, serta pengembangan sumber daya dan cadangan secara berkelanjutan," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×