Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melaporkan Sumur PPC-01 di Struktur Padang Pancuran berhasil on stream dengan produksi melampaui target.
Sumur eksplorasi PPC-01 yang berada di Struktur Padang Pancuran, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, merupakan salah satu temuan strategis PHE Jambi Merang yang awalnya ditargetkan berproduksi awal sebesar 400 Barel of Oil per Day (BOPD).
Namun, hingga 26 Desember 2025, realisasi produksi PPC-01 tercatat telah mencapai 451,42 BOPD, atau melampaui target awal.
Baca Juga: PLN Indonesia Power Siapkan Daya 20.900 MW untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot dalam kunjungan kerja ke wilayah operasi PHE Jambi Merang, Selasa (30/12/2025) mengatakan hal ini akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak.
"Apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dari peningkatan ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak," kata Yuliot.
Disisi lain, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong percepatan produksi migas nasional melalui pengawasan yang intensif dan pendampingan teknis kepada KKKS.
"Keberhasilan PPC-01 menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu menghasilkan tambahan produksi yang nyata,” imbuh Djoko.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi, Awang Lazuardi menambahkan komitmen PHE untuk terus meningkatkan produksi migas nasional pada 2026 melalui percepatan sejumlah proyek on stream di berbagai wilayah kerja.
“Pada 2026, PHE menargetkan on stream sejumlah proyek di PHM, ONWJ, PHR WK Rokan, hingga Astrea. Kami menjalankan dua strategi utama, yakni eksplorasi di sekitar fasilitas produksi yang sudah ada dan eksplorasi frontier. Sumur PPC-01 ini merupakan contoh keberhasilan eksplorasi yang dekat dengan fasilitas,” jelas Awang.
Awang juga menegaskan pentingnya keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas hulu migas. “Keselamatan harus selalu diutamakan. Setiap pekerja memiliki kewenangan untuk menghentikan aktivitas apabila dinilai tidak aman,” tegasnya.
Ke depan, Struktur Padang Pancuran diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan lifting minyak nasional, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada energi.
Baca Juga: Kabar Baik Awal 2026, Harga BBM Non Subsidi di Pertamina, BP, Shell, Vivo Turun
PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang (PHE Jambi Merang) merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 1 yang beroperasi dalam kegiatan hulu migas dengan hasil produksi gas dan kondensat.
Wilayah kerjanya (WK) meliputi 22 desa yang tersebar di enam kecamatan, tiga kabupaten, dan dua provinsi. Kegiatan operasional utama berada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.
Selanjutnya: PLN Indonesia Power Siapkan Daya 20.900 MW untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Menarik Dibaca: Mengawali 2026, Story (IP) Memimpin Kripto Top Gainers 24 Jam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













