kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.069   -42,00   -0,23%
  • IDX 6.225   38,53   0,62%
  • KOMPAS100 816   5,29   0,65%
  • LQ45 621   2,50   0,40%
  • ISSI 215   1,21   0,56%
  • IDX30 350   1,09   0,31%
  • IDXHIDIV20 431   1,20   0,28%
  • IDX80 93   0,51   0,55%
  • IDXV30 118   0,54   0,46%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Pertamina Hulu Rokan Telah Bor 500 Sumur Baru untuk Amankan Produksi Migas


Jumat, 31 Juli 2026 / 13:39 WIB
Pertamina Hulu Rokan Telah Bor 500 Sumur Baru untuk Amankan Produksi Migas
ILUSTRASI. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Lapangan Minas Blok Rokan (KONTAN/Diki Mardiansyah)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus memacu aktivitas operasional demi menjaga tingkat produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional tetap berada di level optimal. 

Ini diwujudkan lewat eksekusi kegiatan pemboran sumur baru secara masif di berbagai wilayah kerja, khususnya pada area pengelolaan Blok Rokan di kawasan Sumatra.

Direktur Utama PHR, Muhammad Arifin menyatakan, intensitas pemboran yang tinggi menjadi kunci dalam mempertahankan laju baseline produksi migas. 

Baca Juga: Kemenperin Siapkan Sistem Peringatan Dini Cegah PHK di Sektor Manufaktur

Pihaknya terus menggenjot kegiatan lapangan agar penurunan produksi dari sumur-sumur eksisting dapat tertutupi oleh tambahan pasokan dari sumur pemboran baru yang terus diproduksikan.

"Supaya baseline ini bisa terjaga, kita lakukan pemboran-pemboran yang cukup masif, gitu ya," ujarnya dalam acara Media Gathering di Sentul, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Arifin memaparkan, porsi pemboran terbesar saat ini masih berpusat di Zona Rokan dengan volume mencapai ratusan sumur setiap tahunnya. Selain itu, kegiatan eksplorasi dan eksploitasi juga terus digalakkan pada area operasional lainnya, seperti di Zona 4 hingga Zona 1 guna memperkuat cadangan migas.

"Di PHR Zona Rokan, kita ngebor setahun bisa hampir 500 sumur, Di Zona 4, kita ngebor hampir 100 sumur, ya. Di Zona 1, 40 atau 50 sumur," kata Arifin rincikan sebaran pemboran sumur yang dilakukan perseroan.

Lebih lanjut, Arifin menilai Pulau Sumatera masih menjadi wilayah dengan tingkat aktivitas pemboran paling padat di Indonesia berkat aksesibilitas darat yang tergolong relatif mudah. 

Kendati demikian, fokus pengembangan potensi migas nasional ke depan diproyeksikan akan makin bergeser menuju area Indonesia Timur yang dicirikan oleh tantangan pemboran laut dalam.

"Jadi, kalau kita bicara seluruh Indonesia, bahkan dengan KKKS lain, di Sumatera itu adalah pengeboran yang paling banyak. Jadi sangat kaya raya di Sumatera. Nah, Insya Allah nanti ke depan di Indonesia Timur juga cukup banyak," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×