kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pertamina kembangkan kilang Balikpapan dua tahap


Kamis, 28 April 2016 / 16:48 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Pertamina (persero) akan melakukan upgrading atau pengembangan kilang Balikpapan, Kalimantan Timur. Pengembangan kilang itu akan dilakukan sendiri oleh Pertamina lantaran tidak adanya kesepakatan dengan calon patner JX Nippon dalam pembangunan kilang Balikpapan. 

Agar proyek ini bisa berjalan, Pertamina berencana membagi pengerjaan upgrading kilan tersebut dalam dua tahap.

VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, dalam tahap pertama, Pertamina akan mengembangkan kapasitas pengolahan kilang Balikpapan.

"Capital Expenditure (capex) untuk fase satu mencapai US$ 2,6 miliar yang ditargetkan selesai pada 2019," katanya, Kamis (28/4).

Sementara itu, untuk fase dua akan dikerjakan peningkatan kualitas produksi has pengolahan. Untuk pengerjaan fase kedua ini dibutuhkan dana investasi mencapai US$ 2 miliar. Ditargetkan fase kedua ini selesai pada 2022.

Saat ini Pertamina pun sedang melakukan persiapan lahan untuk dibangun apartemen bagi karyawan Pertamina. Selain itu, pembangunan kilang Balikpapan juga masuk dalam tahap awal yaitu menyelesaikan proses administrasi seperti Amdal untuk kilang dan IMB untuk apartemen.

Sementara itu proses front end engineering design (FEED) akan selesai dilakukan pada 2017 hingga pertengahan 2018. Setelah itu akan dilakukan proses konstruksi kilang yang dimulai pada 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×