kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.980
  • EMAS697.000 -0,71%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Pertamina masih optimistis dengan penjualan Pertamax Series


Kamis, 11 Oktober 2018 / 13:17 WIB

Pertamina masih optimistis dengan penjualan Pertamax Series
ILUSTRASI. Petugas melayani pengendara mengisi BBM di SPBU

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) pada Rabu (10/10) pukul 11.00 WIB secara resmi menaikkan harga BBM jenis Pertamax Series, Dex Series, dan BioSolar Non-PSO. Kenaikan tersebut dilakukan Pertamina mengikuti harga minyak dunia.

Arya Dwi Paramita, External Communication Manager PT Pertamina (Persero) menyebut penyesuaian harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non-PSO merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik. Saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus US$ 80 dolar per barel.


Harga Pertamax Series, Dex Series, dan Bio Solar Non PSO pun ikut naik cukup tinggi. Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax menjadi Rp 10.400/liter atau naik Rp 900/liter dari harga sebelumnya Rp 9.500/liter.

Pertamax Turbo dijual Rp 12.250/ liter atau naik Rp 1.550/liter dari sebelumnya Rp 10.700/liter. Pertamina Dex naik Rp 1.350/liter dari Rp 10.500/liter menjadi Rp 11.850/liter.

Harga Dexlite naik Rp 1.500/liter dari sebelumnya Rp 9.000/liter menjadi Rp 10.500/liter. Terakhir harga Biosolar Non-PSO menjadi Rp.9.800/liter.

Dengan kenaikan harga yang cukup tinggi tersebut, Arya mengaku Pertamina masih cukup yakin terhadap penjualan Pertamax Series.

Ini lantaran kenaikan harga Pertamax Series, Dex Series, dan Bio Solar Non-PSO karena harga tersebut masih kompetitif dibandingkan dengan harga BBM di SPBU lain.

"Harga yang ditetapkan ini masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di SPBU lain," ungkap Arya.

Makanya Arya cukup yakin kenaikan harga tersebut tidak akan berpengaruh banyak terhadap penjualan BBM Pertamina. "Masih seperti sebelumnya," ungkap Arya. Sayangnya Arya enggan menyebut konsumsi Pertamax Series, Dex Series, Solar, dan Pertalite Pertamina saat ini.


Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0595 || diagnostic_web = 0.3346

Close [X]
×