kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Perusahaan Gas Negara (PGAS) terus menggenjot pembangunan Terminal LNG Teluk Lamong


Jumat, 20 Maret 2020 / 12:48 WIB
Perusahaan Gas Negara (PGAS) terus menggenjot pembangunan Terminal LNG Teluk Lamong
ILUSTRASI. Petugas dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk??(PGN) menggunakan alat 'Laser Methane' memeriksa pipa jaringan gas (jargas) di 'Meter Regulator Station' di kawasan Banyu Urip, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/3/2020). Pemeriksaan yang rutin dilakukan itu untuk


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

“Dengan diselesaikannya pembangunan LNG Teluk Lamong, juga dapat menjadi optimalisasi portofolio LNG domestik maupun ketahanan pasokan gas bagi jaringan terintegrasi trans Jawa dan Trans Sumatera ke depan,” tambah Redy.

Redy juga meninjau penyelesaian pembangunan pipa gas bypass Trosobo-Krian, Sidoarjo dengan diameter 10 inchi guna meningkatkan keandalan jaringan pipa gas di wilayah Jawa bagian timur.

Baca Juga: PLN ajak pelanggan bayar listrik lewat layanan online

Proyek yang dibangun sejak Oktober 2019 tersebut ditargetkan terpasang sepanjang 4.52 km dengan rincian 3,7 km di ruas Jalan Bypass Krian dan 820 meter di ruas Jalan Trosobo Taman.

Adapun asumsi kapasitas penyaluran gas di Jaringan pipa Trosobo- Krian saat ini sekitar 131 MMSCFD. Emiten pelat merah ini pun berharap proyek tersebut dapat selesai sesuai dengan rencana seiring kebutuhan gas yang semakin meningkat khususnya untuk kebutuhan industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×