kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.742   57,00   0,32%
  • IDX 6.522   -77,67   -1,18%
  • KOMPAS100 865   -9,56   -1,09%
  • LQ45 648   -2,96   -0,45%
  • ISSI 235   -3,59   -1,51%
  • IDX30 369   -0,39   -0,11%
  • IDXHIDIV20 455   -0,46   -0,10%
  • IDX80 99   -0,84   -0,84%
  • IDXV30 127   -0,97   -0,76%
  • IDXQ30 119   -0,10   -0,09%

Petrokimia Gresik dorong minat milenial untuk bertani


Jumat, 07 Februari 2020 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. Dirut Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi bersama CEO Agradaya dan Sekjen Forum Dekan Fak Pertanian Indonesia saat Press Conference JPM, Kamis (6/2). Petrokimia Gresik dorong minat milenial untuk bertani. KONTAN/Arfyana Rahayu


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Selain itu alumni Jambore Petani Muda 2 Petrokimia Gresik, juga telah merealisasikan ide inovasinya dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayahnya masing-masing. Diantaranya SMKN 2 Metro (Kab. Lampung Tengah, Prov. Lampung), SMKN 1 Nanggulan (Kab. Kulonprogo, Prov. DIY), SMKN 2 Bagor (Kab. Nganjuk, Prov. Jatim).

"Dari program ini kami melihat bahwa inovasi generasi muda Indonesia di bidang pertanian sangat potensial dan luar biasa. Ini yang perlu kita beri perhatian dan dukung penuh," ujar Rahmad Pribadi.

Sementara itu, Jambore Petani Muda 3 memiliki tiga program utama yang ditujukan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian se-Indonesia, antara lain Sahabat Petani Fest, CEO Talk dan Agrosociopreneur Competition.

Baca Juga: PLN integrasikan data perpajakan dengan Ditjen Pajak Kemenkeu

Adapun 12 PTN yang menjadi tuan rumah program ini antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), UB, Unpad, Universitas Lampung (Unila), UNS, Universitas Negeri Jember. Selanjutnya, Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin (Unhas), serta Universitas Lambung Mangkurat.

Rizky Salma, salah satu Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) yang lolos ke babak final mengaku prihatin dengan masalah regenerasi petani di Indonesia, sebab anak muda saat ini banyak yang 'ogah' terjun ke sektor agraris.

"Untuk itu saya memutuskan terjun langsung ke sektor ini dengan masuk ke Fakultas Pertanian. Kalau tidak dimulai dari kita, lalu siapa lagi yang akan memajukan pertanian di negara kita?," ujarnya.

Baca Juga: Empat sektor industri belum rasakan dampak Perpres tentang penetapan harga gas bumi

Salma pun mengapresiasi program Jambore Petani Muda yang digagas Petrokimia Gresik. Selain memberikan wadah inovasi teknologi pertanian, juga memberikan stimulus kepada anak muda untuk ikut andil memikirkan solusi pertanian di tanah air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×