Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina menargetkan pembangungan Jaringan Gas (Jargas) Rumah Tangga untuk kota Batam sepanjang tahun ini mencapai 10.000 Sambungan Rumah (SR).
"PGN menargetkan pembangunan Jargas rumah tangga di Area Batam sebanyak 10.000 SR sepanjang tahun 2026. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan direncanakan mulai Maret 2026, seiring dengan proses persiapan yang sedang berjalan," ungkap Fajriyah Usman, Corporate Secretary PGN kepada Kontan, Kamis (29/01/2026).
Baca Juga: PGN (PGAS) Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai EV di Karawang
Di sisi lain, Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham memastikan bahwa PGN mendukung upaya pemerintah dalam penyediaan energi yang lebih bersih, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
"Setelah implementasi di Batam berjalan dan dievaluasi, PGN akan melanjutkan pengembangan jargas di kota-kota lainnya dengan mempertimbangkan kesiapan suplai, infrastruktur, serta kebutuhan pasar," jelas Aldi dalam keterangan tertulis, Minggu (01/02/2026).
Hingga akhir Desember 2025, jumlah pelanggan jargas rumah tangga di Batam mencapai 8.829 pelanggan. Adapun, SR akan mencakup perluasan jaringan di tiga kecamatan yakni Batu Aji, Sagulung, dan Batam Kota.
Baca Juga: Target Transformasi Bisnis, Danantara Genjot Proyek Jargas PGN di Batam
Pengembangan ini merupakan bagian dari rencana belanja modal (capex) PGN sebesar US$ 353 juta untuk tahun 2026, di mana 62% dialokasikan untuk penguatan sektor midstream, downstream dan lainnya.
"Kami berharap pengembangan jargas ini tidak hanya meningkatkan akses energi bersih, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung percepatan transisi energi nasional," tutupnya.
Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi untuk Sektor Industri di Lamongan
Selanjutnya: Batas Alokasi Saham Asuransi Direncanakan Naik Jadi 20%, Ini Kata AAUI
Menarik Dibaca: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












