Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, resmi menyalurkan gas bumi perdana (Gas In) ke PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) pada Selasa (27/1/2026).
Fasilitas CATIB di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, memproduksi sel baterai, modul, dan paket baterai kendaraan listrik (EV). Gas bumi PGN digunakan untuk mendukung proses produksi agar berjalan andal dan berkelanjutan.
Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi untuk Sektor Industri di Lamongan
General Manager PGN Sales and Operation Region II (SOR II) Iwan Yuli Widyastanto mengatakan penyaluran ini menunjukkan peran PGN dalam mendukung hilirisasi industri bernilai tambah tinggi dan membangun rantai pasok industri masa depan.
“PGN hadir sebagai mitra strategis dalam penyediaan energi transisi yang lebih bersih dan efisien untuk mendukung proses produksi baterai kendaraan listrik di Indonesia. Pemanfaatan gas bumi memungkinkan industri tetap tumbuh dengan prinsip keberlanjutan, karena memiliki tingkat emisi yang lebih rendah dibandingkan energi fosil lainnya,” ujar Iwan dalam keterangan resmi, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: Perkuat Layanan Gas Non-Pipa di Sumut, PGN (PGAS) Operasikan Mother Station CNG Medan
Area Head PGN Karawang, Wuriana Irawati menambahkan, keberhasilan Gas In ini menjadi pencapaian penting bagi layanan PGN di kawasan industri Karawang. Seluruh proses penyaluran mengikuti standar HSSE, sehingga pelanggan dapat menjalankan operasional secara optimal dan aman.
Saat ini, PGN Area Karawang melayani 182 pelanggan dari berbagai segmen industri dan komersial. Bergabungnya CATIB sebagai pelanggan baru memperkuat peran PGN dalam mendukung Karawang sebagai pusat manufaktur dan perekonomian nasional.
Baca Juga: PGN LNG Regasifikasi 30 Kargo di FSRU Lampung pada 2026
Selanjutnya: Menlu Iran Kunjungi Turki, Bahas Ketegangan dengan Amerika Serikat
Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026, 3 Ganda Putri Indonesia Tembus Babak 8 Besar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













