kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Philip Morris menadah sekitar Rp 12,89 triliun dividen HM Sampoerna (HMSP)


Senin, 18 Mei 2020 / 18:37 WIB
Philip Morris menadah sekitar Rp 12,89 triliun dividen HM Sampoerna (HMSP)
ILUSTRASI. Petugas membereskan berbagai macam merek rokok yang dipajang pada etalase di sebuah mini market di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) pada Senin (18/5) menyetujui penggunaan seluruh laba bersih 2019 untuk dividen. Total laba bersih atau laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 13,72 triliun. Setiap lembar saham berhak mendapatkan dividen sebesar Rp 119,8.


Laba bersih HM Sampoerna tahun lalu naik 1,33% ketimbang tahun 2018. Menurut mereka, kenaikan profitabilitas sejalan dengan optimalisasi biaya sehingga margin laba kotor ikut terkerek. "Kami juga mempertahankan posisi kepemimpinan di Indonesia dengan mencatatkan 32,2% pangsa pasar dan volume penjualan tahunan sebesar 98,5 miliar unit pada tahun lau," tutur Mindaugas Trumpaitis, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk kepada KONTAN, Senin (18/5).



Informasi saja, PT Philip Morris Indonesia menguasai 92,50% saham HM Sampoerna pada akhir tahun lalu maupun per 31 Maret 2020. Sisa saham 7,5% milik masyarakat. Andaikata komposisi saham tetap hingga cum date, artinya mayoritas dividen masuk kantong induk usaha sendiri.

Jumlah saham Philip Morris Indonesia dalam dua periode tersebut sama, yakni sekitar 107,59 miliar lembar saham. Jadi induk usaha langsung HM Sampoerna tersebut akan mengantongi dana segar sekitar Rp 12,89 triliun dari dividen tahun buku 2019.

Dalam catatan KONTAN, HM Sampoerna malahan membagikan total dividen lebih dari laba bersih yang dicatatkan pada tahun 2018 yakni senilai Rp 13,63 triliun. Adapun laba bersih mereka tahun buku 2018 adalah Rp 13,54 triliun. Pasalnya, HM Sampoerna memasukkan laba ditahan dari tahun sebelumnya.

Tahun lalu, setiap lembar saham HMSP mendapatkan dividen sebesar Rp 117,2 dari laba bersih tahun buku 2018. Pada periode tersebut, Philip Morris Indonesia juga menikmati bagian terbesar karena menguasai 92,50% saham HM Sampoerna. Philip Morris Indonesia menginduk pada Philip Morris International Inc. yang terpusat di New York, Amerika Serikat (AS).

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×