kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Piala dunia dan pemilu naikkan konsumsi kopi 30%


Selasa, 24 Juni 2014 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Gedung Menara Bank BTN di Jakarta, Selasa (10/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) memperkirakan penyelenggaraan piala dunia dan kampanye pemilihan presiden tingkatkan produksi kopi hingga 30%.

MS Hidayat, Menteri Perindustrian mengatakan bahwa pemilu dapat meningkatkan produksi dan permintaan kopi hingga 30% dibandingkan bulan-bulan biasa. "Orang nonton sepakbola pasti minum kopi, kampanye pilpres juga orang omong politik juga ada kopi," ujar Hidayat, Selasa (24/6).

Indonesia saat ini adalah penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam. Adapun kapasitas produksi kopi di Indonesia adalah 692.000 ton per tahun, atau setara dengan 8% dari kopi dunia. Dari produksi tersebut 40% terserap di pasar dalam negeri, 60% diekspor. Sementara itu pertumbuhan konsumsi kopi olahan meningkat 7,5% per tahun.

Pada tahun lalu ekspor kopi olahan mencapai US$ 243,87 juta, menurun 24,41% 2012 yang sebesar US$ 322,62 juta. Ekspor kopi olahan di dominasi kopi instan, ekstrak, esens, dan konsentrat kopi. Adapun negara tujuan ekspor kopi Indonesia adalah ke Filipina, Malaysia, Singapura, Tiongkok, Uni Emirat Arab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×