kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

PLN: 1.790 gardu terdampak banjir kembali menyala


Rabu, 26 Februari 2020 / 07:17 WIB
ILUSTRASI. PENJUALAN TENAGA LISTRIK: Pekerja memonitor Gardu Induk Gandul, Beberapa waktu lalu. Pada 2019 diproyeksikan akan terjadi kenaikan penjualan listrik sebesar 247,3 Terra Watt Hour (TWh) atau naik sebesar 6,4% dibanding tahhun 2019yang sebesar 232,43 TWh. K


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) terus menyalakan gardu distribusi di sejumlah lokasi yang telah dinyatakan aman bagi masyarakat.

Sebelumnya akibat banjir yang terjadi di sejumlah titik di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, pada Selasa (25/2), PLN melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah, untuk menjaga keselamatan warga agar terhindar dari bahaya arus listrik.

Executive Vice President Corporate Communication PLN, I Made Suprateka mengatakan, hingga Selasa (25/2) pukul 22.00 WIB, sebanyak 1.790 atau 72,6% gardu yang sebelumnya terdampak banjir telah kembali menyala.

Baca Juga: PLN: Diskon tarif listrik industri akan optimalkan pemerataan beban

Sementara demi keselamatan warga, sebanyak 674 gardu belum dapat dinormalkan karena tingginya genangan air.

Untuk wilayah DKI Jakarta terdapat 259 gardu yang belum dapat dinyalakan meliputi sebagian Pondok Kopi, Cempaka Putih, Menteng, Pondok Gede, Bandengan, Kramatjati, Kebun Jeruk, Bintaro, dan Marunda.

Untuk Jawa Barat meliputi sebagian Cikarang, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Sementara untuk Banten, meliputi sebagian Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong.




TERBARU

[X]
×