kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 8.004   69,11   0,87%
  • KOMPAS100 1.128   11,45   1,03%
  • LQ45 819   3,37   0,41%
  • ISSI 283   5,27   1,90%
  • IDX30 426   -0,38   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -2,86   -0,56%
  • IDX80 126   1,06   0,84%
  • IDXV30 139   0,08   0,06%
  • IDXQ30 138   -0,56   -0,41%

PLN bangun kabel tegangan tinggi Cikupa-Curug


Selasa, 07 November 2017 / 16:41 WIB
PLN bangun kabel tegangan tinggi Cikupa-Curug


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - TANGERANG. PT Perusahaan Listrik Negara meresmikan penarikan perdana kabel proyek Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Cikupa-Curug pada Selasa (7/11) sepanjang 19 kilometer.

Proyek ini adalah bagian dari pembangunan sistem looping SUTET 500 kV Balaraja-Durikosambi, SKTT 150 kV Cikupa-Curug yang memiliki peran untuk evakuasi daya pembangkit di sisi barat Jawa menuju sistem Jakarta dan Banten sebagai upaya penguatan sistem kelsitrikan Jakarta dan Banten.

Direktur Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS mengatakan, pembangunan ini sudah ditandatangani 9 November 2016 lalu dengan Pembangunan tersebut untuk menyalurkan energi listrik dari Gardu Induk Cikupa ke Gardu Induk Curug dengan tujuan untuk mempetbaiki mutu, keandalan dan fleksibilitas operasi serta penyaluran tenaga listrik ke konsumen dengan merekonfigurasi single pi menjadi double pi untuk suplai listrik ke Gardu Induk Curug.

Proyek itu menggunakan sistem double sirkit dengan tegangan nominal 150 kV dan juga menggunakan kabel tanah XLPE CU 2x1000 mm2 dengan total kapasitas 815 Amp per sirkit yang setara dengan 242 MW. "Pembangunan ini menggunakan kabel yang disuplai oleh PT Prysmian Cables Indonesia," kata dia, dalam acara syukuran dan doa proyek itu di Tengerang, Banten, Selasa (7/11).

Haryanto berharap dengan adanya proyek ini dapat mengantisipasi pertambahan kebutuhan tenaga listrik yang ada di Tangerang serta meningkatkan rasio elektrifikasi di Banten.

Dia mengatakan, pihaknya berharap kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu agar tidak menganggu lalu lintas. Namun demikian, pihaknya terus berusaha menggunakan teknologi pengeboran tanpa harus menggali titik-titik pemasangan kabel."Kami memakai teknologi pemboran seperti minyak, bisa ke dalaman 7 meter, jadi tidak akan ada galian di sekitar proyek," ungkap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×