kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

PLN bisa hemat ratusan miliar tiap tahun dari PLTP Sorik Marapi


Selasa, 03 Maret 2020 / 09:58 WIB
PLN bisa hemat ratusan miliar tiap tahun dari PLTP Sorik Marapi
ILUSTRASI. Pekerja sedang melakukan pemasangan kabel tegangan listrik di PLTP Wayang Windu di Pangalengan, Kabupaten Bandung (27/9). PLTP Sorik Marapi unit 1 berpotensi menghasilkan penghematan hingga Rp 129 miliar per tahun bagi PT PLN (Persero). KONTAN/Muradi/01/1

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi unit 1 berpotensi menghasilkan penghematan hingga Rp 129 miliar per tahun bagi PT PLN (Persero). Pembangkit yang berlokasi di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara itu telah berhasil masuk ke dalam sistem kelistrikan jaringan 150 kV (kilo Volt) sejak 30 September 2019.

Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto mengungkapkan, PLTP berkapasitas 45 Megawatt (MW) itu berpotensi menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Pembangkitan Sistem Sumatera Bagian Utara sekitar Rp 6,27 per kWh. Dengan penghitungan tersebut, potensi penghematan atas selisih BPP mencapai sekitar Rp 129 miliar per tahun.

Baca Juga: Harga minyak naik 2% menyambut rencana pertemuan OPEC

Terlebih, menurut Wiluyo, PLTP Sorik Marapi unit 1 juga dibangun dalam waktu yang singkat. “Bisa dibilang salah satu yang paling cepat waktu pembangunannya. Dalam tiga setengah tahun terakhir berhasil menyelesaikan pengeboran sebanyak 23 sumur pada 6 tapak pengeboran dan menghubungkan Unit 1 hingga 45 MW pada akhir 2019, jadi pembangunannya sangat cepat,” terang Wiluyo dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Wiluyo menyebut, PLTP Sorik Marapi merupakan proyek strategis nasional dalam megaproyek 35.000 MW. Pembangkit jenis EBT ini secara keseluruhan memiliki total potensi kapasitas sebesar 240 MW. Setelah pada 2019 PLTP Sorik Marapi unit 1 berkapasitas 45 MW sudah masuk sistem PLN, target pengembangan selanjutnya ialah Unit 2 berkapasitas 45 MW yang ditargetkan beroperasi akhir tahun 2020.

Setelah itu, berlanjut ke Unit 3 yang memiliki kapasitas 50 MW dengan target operasi akhir tahun 2021. Lalu, Unit 4 kapasitas 50 MW di akhir tahun 2022, serta Unit 5 berkapasitas 50 MW yang ditargetkan beroperasi akhir tahun 2023.

Wiluyo berharap, pengoperasian Unit 2 PLTP Sorik Marapi dapat terkoneksi sesuai dengan jadwal sehingga bisa meningkatkan bauran energi di Indonesia. “Tentu kami berharap agar unit 2 PLTP Sorik Marapi dapat terkoneksi sesuai jadwal, sehingga dapat terus menambah porsi penggunaan EBT khususnya di wilayah Sumatera," sambungnya.

Baca Juga: Perpres harga listrik EBT menanti tanda tangan Presiden Joko Widodo

Adapun pengembang PLTP Sorik adalah PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT. SMGP). Perusahaan pengembang dan operator panas bumi yang berbasis di Singapura dimana mayoritas sahamnya (95%) dimiliki oleh KS Orka Renewables Pte Ltd. Hingga saat ini PT SMGP terus berupaya mengembangkan proyek melalui kegiatan pengeboran untuk memperoleh hasil maksimal sesuai potensi sumber daya yang ada.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×