kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PLN Hendak Masuk Bisnis Migas, Kementerian ESDM: Hanya untuk Internal


Selasa, 21 Maret 2023 / 15:36 WIB
PLN Hendak Masuk Bisnis Migas, Kementerian ESDM: Hanya untuk Internal
ILUSTRASI. Kantor Perusahaan Listrik Neegara (PLN) distribusi Jakarta dan Tangerang KONTAN/ Achmad Fauzie


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membenarkan kabar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hendak masuk bisnis niaga minyak dan gas bumi (migas).

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, pihaknya kini tengah membahas soal izin niaga migas bagi PLN. Adapun, pemerintah memiliki syarat bagi PLN jika ingin ikut serta dalam bisnis niaga migas.

"Ini kita sedang bahas, intinya begini, PLN tidak boleh menggunakan itu untuk  keperluan bisnis di luar PLN. Jadi PLN jadi penjual itu gak boleh, kalau untuk keperluan internal itu yang kita bahas," kata Tutuka ditemui di Jakarta Convention Center (JCC) Selasa (21/3).

Tutuka mengungkapkan, penjualan untuk keperluan internal memungkinkan jika bertujuan untuk menciptakan efisiensi perusahaan. Tutuka pun memastikan pihaknya tidak memberikan opsi untuk penjualan migas di luar perusahaan. Saat ini pembahasan masih dilakukan oleh Direktorat Jenderal Migas. 

Baca Juga: Skema Pungut Salur Batubara Terkendala Pengenaan PPN

"(Izin) disampaikan ke kami, sudah ada. Kita diskusikan apa yang sebenarnya dimaksud kita tanya," imbuh Tutuka.

Kontan mencatat, PLN melalui PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)  menyatakan niatan untuk masuk ke bisnis niaga migas. Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan bilang pengajuan izin ini untuk memberikan keamanan pasokan LNG dari pembangkit PLN.

"Jadi izin ini sebagai penjaga security off suplai bagi pembangkit," kata Mamit.

Mamit menerangkan, pihaknya masih akan bekerjasama dengan Pertamina untuk pasokan gas dan BBM.

"Kita terus bekerjasama dengan pertamina untuk pasokan bbm dan juga gas," jelas Mamit.

Baca Juga: PLTP Butuh Modal Besar, Begini Prospek Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Menurut DPR

Asal tahu saja, menurut rencana, PLN EPI dari 2023 hingga tahun 2025 mendatang akan melakukan gasifikasi pembangkit di 21 lokasi. Kebutuhan itu untuk PLTG ataupun PLTMG dengan total kapasitas 2,2 GW yang akan mendapatkan jaminan pasokan gas dan PLN juga akan melakukan pengembangan infrastruktur gas juga LNG Hub.

Untuk 2,2 GW pembangkit tersebut PLN EPI membutuhkan 16 kargo LNG selama setahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×