kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

PLN Kantongi 84 Juta Ton Batubara, Cukup hingga Agustus 2026


Selasa, 03 Maret 2026 / 23:10 WIB
PLN Kantongi 84 Juta Ton Batubara, Cukup hingga Agustus 2026


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Yudho Winarto

HOP 10 Hari Dinilai Stabil

Terkait Hari Operasi Pembangkit (HOP) yang sempat menyentuh 10 hari dari standar ideal 25 hari, Rizal menilai kondisi tersebut tidak serta-merta mengindikasikan krisis selama pasokan berjalan stabil.

“Kalau HOP 10 hari tapi stabil dan tidak terus turun, itu tidak masalah. Yang penting pasokannya stabil,” ujarnya.

Sebelumnya, Dewan Pengawas Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Joseph Pangalila menyebut, sebagian besar PLTU memiliki cadangan batubara di bawah 10 hari, bahkan di sistem Jawa-Bali hanya dua pembangkit yang memiliki cadangan 25 hari.

Menurut Joseph, kondisi ini sudah berlangsung sejak tahun lalu dan semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Harga BBM Pertalite Tetap Stabil

Perlu diketahui, kontribusi Independent Power Producer (IPP) terhadap pasokan listrik nasional saat ini mencapai hampir 50%.

PLN menilai tantangan pasokan di awal tahun umumnya dipengaruhi oleh faktor cuaca dan penyesuaian regulasi seperti RKAB.

Namun dengan pengamanan kontrak dari delapan pemasok utama, perseroan optimistis kebutuhan batubara hingga Agustus 2026 dapat terpenuhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×