kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.817   -1,00   -0,01%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

PLN: Musim kemarau, pasokan listrik masih aman


Sabtu, 08 Agustus 2015 / 22:07 WIB


Reporter: Bunga Claudya | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kekeringan yang terjadi saat ini tak memberikan dampak penurunan signifikan pada pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Meski diakui oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN), PLTA baru bisa beroperasi ketika debit airnya cukup.

Sampurno, Kepala Humas PLN mengatakan ketika PLTA tidak bisa beroperasi karena debit airnya kecil, pasokan listrik akan tetap aman karena kontribusi pasokan listrik dari PLTA kecil. Sehingga, dampak yang ditimbulkan tidak akan besar terhadap pasokan listrik. "Karena pasokan listrik dari PLTA kira-kira hanya 5% saja dibanding pembangkit-pembangkit berbahan bakar lain," ujarnya pada KONTAN, Kamis (6/7).

Adi supriono, Sekretaris Perusahaan PLN mengatakan pihaknya belum mendapat laporan PLTA di wilayah mana saja yang telah berhenti beroperasi di musim kemarau ini.

"Kalau berhenti beroperasi saya belum dapat laporan. Kalau kebiasaannya pada saat kemarau begini memang debit airnya menurun. Kalau airnya sedikit PLTA sulit beroperasi. Jadi, ada batas minimun di mana ada air yang bila kurang, maka air tidak bisa melewati (mengalir)," ujarnya.

Informasi yang didapatkan PLN, misalnya PLTA Ir PM Noor, Kalimantan Selatan-Tengah akan dioperasikan sesuai kondisi persediaan air atau debit air di waduk. Sementara pasokan listrik untuk sistem Barito akan dipasok dari pembangkit lain. Sehingga, PLN pun menghimbau masyarakat menghemat pemakaian listrik agar pasokan listrik terjaga.

Terkait pasokan listrik di musim kemarau ini, PLN menyatakan di wilayah Jawa-Bali pasokan listrik masih aman karena adanya sistem interkoneksi pasokan listrik Jawa-Bali. Begitu juga di daerah Sumatera dan Kalimantan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×