kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

PLN tidak keberatan tanggung biaya tambah daya


Kamis, 16 November 2017 / 19:36 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah dan PT PLN (Persero) bersepakat untuk melakukan penyederhanaan golongan pelanggan listrik. Melalui penyederhanaan ini, pelanggan listrik rumah tangga punya kesempatan untuk menambah daya listrik.

Agar tidak membebani pelanggan, PLN berjanji akan menanggung seluruh biaya tambah daya plus tidak menaikkan tarif dan menaikkan biaya abonemen. Biaya tambah daya yang harus ditanggung PLN kira-kira mencapai hampir Rp 1 triliun.

Biarpun begitu PLN tidak keberatan menanggung biaya tersebut. Menurut Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, biaya penambahan daya tersebut kecil bagi PLN. Dengan begitu Sofyan juga bilang kinerja keuangan PLN tidak akan terganggu dengan biaya tambah daya tersebut.

Justru penambahan daya nantinya berpotensi meningkatkan pendapatan PLN. "Bagus juga kalau memang Anda menambah (pemakaian listrik) dua kali lipat, saya terima kasih. Kalau Andapasang AC di rumah, saya terima kasih. Kalau AC satu jadi dua, ya terima kasih," tutur Sofyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×