kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

PLN tidak keberatan tanggung biaya tambah daya


Kamis, 16 November 2017 / 19:36 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah dan PT PLN (Persero) bersepakat untuk melakukan penyederhanaan golongan pelanggan listrik. Melalui penyederhanaan ini, pelanggan listrik rumah tangga punya kesempatan untuk menambah daya listrik.

Agar tidak membebani pelanggan, PLN berjanji akan menanggung seluruh biaya tambah daya plus tidak menaikkan tarif dan menaikkan biaya abonemen. Biaya tambah daya yang harus ditanggung PLN kira-kira mencapai hampir Rp 1 triliun.

Biarpun begitu PLN tidak keberatan menanggung biaya tersebut. Menurut Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, biaya penambahan daya tersebut kecil bagi PLN. Dengan begitu Sofyan juga bilang kinerja keuangan PLN tidak akan terganggu dengan biaya tambah daya tersebut.

Justru penambahan daya nantinya berpotensi meningkatkan pendapatan PLN. "Bagus juga kalau memang Anda menambah (pemakaian listrik) dua kali lipat, saya terima kasih. Kalau Andapasang AC di rumah, saya terima kasih. Kalau AC satu jadi dua, ya terima kasih," tutur Sofyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×