kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

PLN tingkatkan pemanfaatan biodiesel pada pembangkit listrik


Rabu, 29 Januari 2020 / 11:43 WIB
ILUSTRASI. Dirut PLN Zulkifli Zaini


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berkomitmen meningkatkan pemanfaatan minyak kelapa sawit pada sejumlah pembangkit listrik.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, penggunaan B20 dan B30 yang digunakan pada pembangkit PLN pada tahun 2018 mencapai 1.641 kiloliter dan naik menjadi 2.158 kiloliter pada tahun 2019.

“Jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan pemanfaatan B20 dan B30 yang terus kami optimalkan pemanfaatan bahan bakar tersebut," kata Zulkifli dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (29/1).

Baca Juga: Dirut PLN: Penggunaan CPO di PLTD mengakibatkan kerak mesin dan emisi lebih tinggi

Zulkifli menambahkan, penggunaan B20 dan B30 untuk pembangkit listrik sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperluas penggunaan B20 dan B30 di sektor industri guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Bahan bakar B20 dan B30 yang digunakan oleh PLN diperoleh melalui proses kimiawi yang disebut esterifikasi dari minyak nabati seperti CPO dan dicampur dengan minyak solar High Speed Diesel (HSD).




TERBARU

[X]
×