kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.084   45,00   0,26%
  • IDX 7.275   -3,94   -0,05%
  • KOMPAS100 1.006   -0,68   -0,07%
  • LQ45 733   -0,32   -0,04%
  • ISSI 262   1,43   0,55%
  • IDX30 394   -4,84   -1,21%
  • IDXHIDIV20 481   -6,53   -1,34%
  • IDX80 113   0,03   0,02%
  • IDXV30 133   -1,38   -1,02%
  • IDXQ30 127   -1,73   -1,34%

Polytron: Belum Ada Tawaran BGN Terkait Pengadaan Motor Listrik


Kamis, 09 April 2026 / 09:58 WIB
Polytron: Belum Ada Tawaran BGN Terkait Pengadaan Motor Listrik
ILUSTRASI. Motor listrik Polytron


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan pengadaan sepeda motor listrik untuk diberikan kepada setiap kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). BGN rencananya ingin mengadakan motor listrik sebanyak 21.801 unit.

Namun begitu, Commercial Director Polytron Tekno Wibowo mengatakan, belum ada komunikasi dengan BGN mengenai pengadaan sepeda motor listrik tersebut.

"Tidak ada komunikasi sampai hari ini sepengetahuan saya," ujar Tekno saat dikonfirmasi Kontan, Kamis (9/4/2026).

Tekno berharap, BGN bisa menunjuk produsen motor listrik dengan cara membuat tender terbuka. Polytron mengaku siap untuk men-supply pengadaan motor listrik itu.

Baca Juga: Pemerintah Alihkan Pasokan LPG Industri untuk Jaga Ketersediaan Gas Melon Subsidi

"Kalau memang ada kebutuhan kenapa tidak di tender terbuka? Selama spesifikasi cocok tentu kami siap men-supply," beber Tekno.

Kabarnya, BGN sudah memilih merek Emmo untuk pengadaan sepeda motor listrik tersebut. Merek Emmo tergolong baru dalam dunia sepeda motor listrik.

Sejumlah unit dengan desain trail dan skuter berlogo BGN beredar luas di media sosial.

Penelusuran menunjukkan, dua model motor listrik Emmo, yakni JVX GT dan JVH Max, telah tercantum dalam katalog elektronik pemerintah melalui platform Inaproc yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×