kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.744   5,00   0,03%
  • IDX 6.221   58,85   0,95%
  • KOMPAS100 823   9,95   1,22%
  • LQ45 632   11,89   1,92%
  • ISSI 218   0,24   0,11%
  • IDX30 362   7,38   2,08%
  • IDXHIDIV20 447   9,68   2,21%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 123   1,51   1,24%
  • IDXQ30 117   2,41   2,11%

KEK Industropolis Batang Incar Investor Teknologi Tinggi dari Jepang


Senin, 25 Mei 2026 / 11:02 WIB
KEK Industropolis Batang Incar Investor Teknologi Tinggi dari Jepang
ILUSTRASI. KEK Industropolis Batang (KEK Industropolis Batang/KEK Industropolis Batang)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. KEK Industropolis Batang memperkuat promosi investasi internasional melalui partisipasi dalam Investment Business Forum Indonesia–Japan di Tokyo pada 22 Mei 2026. Forum yang digelar bersama KBRI Tokyo, BI Tokyo, IIPC Tokyo (BKPM), dan JETRO ini bertujuan menarik investor sektor industri teknologi tinggi.

Selain forum investasi, manajemen KEK Industropolis Batang juga melakukan studi banding ke Tsukuba Science City untuk mempelajari pengembangan kawasan industri terintegrasi dengan pusat riset dan hunian berkelanjutan.

Head of Industrial Sales KEK Industropolis Batang, Irma Sefrinta, mengatakan kawasan ini tidak hanya dikembangkan sebagai pusat industri, tetapi juga pusat inovasi berkelanjutan yang mendukung kebutuhan talenta terampil.

Ia bilang, KEK Industropolis Batang berkomitmen mentransformasikan Batang menjadi pusat inovasi berkelanjutan. “Langkah ini sejalan dengan target investasi forum yang secara khusus membidik sektor-sektor masa depan, meliputi ekosistem kendaraan listrik, peralatan medis, elektronik, hingga energi terbarukan,” kata Irma dalam keterangannya, Senin (25/5/2026). 

Baca Juga: Perusahaan Korea Selatan Bangun Pabrik Rp 429 Miliar di KEK Industropolis Batang

KEK Industropolis Batang menawarkan keunggulan melalui kesiapan infrastruktur dan ekosistem terpadu untuk mendukung kebutuhan investor global. Kawasan ini mengintegrasikan sektor industri dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pariwisata guna meningkatkan efisiensi rantai pasok dan nilai tambah investasi jangka panjang.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, mengatakan kawasan tersebut tidak hanya menyediakan lahan industri siap pakai, tetapi juga fasilitas modern yang dirancang untuk mendukung operasional industri global di Asia Tenggara.

Direktur Promosi Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Tokyo, Cahyo Purnomo, menambahkan Jepang tetap menjadi salah satu investor utama Indonesia. Pada 2025, realisasi investasi Jepang mencapai US$ 3,12 miliar, sehingga total investasi lima tahun terakhir melampaui US$ 18 miliar.

Menurut Cahyo, target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7%-8% menuju Indonesia Emas 2045 membuka peluang besar bagi kolaborasi industri teknologi tinggi Jepang di Indonesia. Pemerintah juga terus memperkuat iklim investasi melalui reformasi perizinan OSS, insentif fiskal dan nonfiskal, serta penguatan standar industri berbasis ESG.

Baca Juga: Dryport Berbasis Rel Terintegrasi Akan Dibangun di KEK Industropolis Batang

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menilai KEK Industropolis Batang memiliki daya tarik kuat bagi investor Jepang, didukung stabilitas sistem keuangan, kebijakan Local Currency Transaction (LCT), serta insentif investasi yang kompetitif.

Rangkaian agenda di Tokyo ditutup dengan sesi business matching bersama investor dan mitra strategis Jepang untuk membahas peluang kerja sama dan skema insentif investasi. KEK Industropolis Batang optimistis dapat menjadi salah satu pusat investasi dan rantai pasok strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×