kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Populasi Kendaraan Listrik Terus Naik, PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia


Kamis, 21 Mei 2026 / 18:52 WIB
Populasi Kendaraan Listrik Terus Naik, PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia
ILUSTRASI. PLN meresmikan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) ini menjadi SPKLU ke-5.000 di Indonesia (Dok/PT PLN (Persero) )


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di Tanjung Priok, Jakarta Utara. PLN mencatat fasilitas pengisian daya kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) ini menjadi SPKLU ke-5.000 di Indonesia.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto mengungkapkan bahwa 5.000 SPKLU yang beroperasi di Indonesia saat ini tersebar di 3.162 titik lokasi. Penambahan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan layanan terhadap pengguna EV, sekaligus mendukung upaya percepatan transisi energi dan elektrifikasi.

Secara nasional, rata-rata antrean di SPKLU saat ini hanya 1,3 kendaraan per konektor per hari. "Pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan. Kondisi ini menjaga layanan charging terus berjalan dengan lancar," ujar Adi melalui rilis yang disiarkan pada Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Pemerintah Fokus Subsidi EV Nikel, Pengamat: Bisa Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Berdasarkan data transaksi PLN hingga April 2026, sekitar 34% pengguna EV memanfaatkan SPKLU untuk kebutuhan mobilitas di luar rumah, terutama pada perjalanan jarak jauh dan pengisian daya cepat. Sedangkan pengisian daya kendaraan listrik yang dilakukan di rumah melalui Home Charging Services (HCS) mencapai sekitar 66%. 

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan bahwa ketersediaan SPKLU di wilayah Jakarta dan sekitarnya akan terus tumbuh untuk mengimbangi pesatnya perkembangan kendaraan listrik di ibu kota. “Dengan hadirnya SPKLU Center kelima di Jakarta, kami ingin meyakinkan masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas sehari-hari,” tegas Andy. 

Andy menjelaskan, fasilitas yang tersedia di SPKLU Center Tanjung Priok ini meliputi 8 unit Ultra Fast Charging, 1 unit Medium Charging, serta dukungan untuk kendaraan roda dua berupa 2 unit SPKLU Roda Dua dan 2 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Baca Juga: Anak Usaha Metrodata (MTDL) Luncurkan SecBox, Solusi Atas Maraknya Serangan Siber

Kehadiran SPKLU Center di Tanjung Priok ini melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya telah beroperasi di Bulungan, Menteng, Rest Area Cibubur KM 10,6 Tol Jagorawi, dan Sakura Garden City Jakarta Timur. Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan total 724 unit SPKLU yang tersebar di 405 lokasi di DKI Jakarta.

Andy menambahkan, guna memudahkan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan layanan Electric Vehicle Digital Services (EVDS) melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui layanan ini, pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU terdekat, merencanakan rute perjalanan, hingga memantau antrean pengisian daya secara real time.

“Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimistis kendaraan listrik akan semakin banyak digunakan dan menjadi bagian dari green lifestyle masyarakat,” ujar Andy.

Adapun, peresmian SPKLU Center Tanjung Priok ini telah berlangsung pada Rabu (20/5/2026). Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyambut baik hadirnya SPKLU Center Tanjung Priok yang dinilai dapat mendukung transisi energi bersih melalui percepatan elektrifikasi sektor transportasi.

Fredy menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN untuk memperluas edukasi serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik di tengah meningkatnya kebutuhan energi. "Lewat kerja sama dengan PLN, kita harapkan lebih banyak lagi masyarakat yang mau beralih ke kendaraan listrik,” kata Fredy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×