kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45787,20   0,76   0.10%
  • EMAS1.012.000 0,40%
  • RD.SAHAM -0.26%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

PP Infrastruktur bidik proyek SPAM Jatiluhur dan SPAM Pekanbaru


Kamis, 15 Oktober 2020 / 17:31 WIB
PP Infrastruktur bidik proyek SPAM Jatiluhur dan SPAM Pekanbaru
ILUSTRASI. PP Infrastruktur terus berupaya menambah portofolionya di bisnis air dengan membidik dua proyek SPAM.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Infrastruktur terus berupaya menambah portofolionya di bisnis air. Anak usaha PT PP (Persero) Tbk (PTPP) ini tengah membidik dua proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Kedua proyek tersebut yakni SPAM Jatiluhur dan SPAM Pekanbaru Kota.

Direktur Keuangan PP Infrastruktur I Komang Sudarma menyebutkan, saat ini SPAM Jatiluhur masih dalam proses lelang. "Potensi menang 50:50 karena diprakarsai oleh PT Wika," ujarnya kepada kontan.co.id, Rabu (14/10).

Proyek lainnya yang dibidik yakni, SPAM Pekanbaru Kota. Ia mengatakan, pemenang tender bernilai Rp 750 miliar ini akan diumumkan pada 16 Oktober.

Baca Juga: PTPP rampungkan royek Dermaga IV Pelabuhan Penyebrangan Merak – Bakauheni

Sebelumnya, PDAM Kota Pekanbaru telah mengumumkan enam konsorsium peserta lelang SPAM Pekanbaru yang telah lulus tahapan prakualifikasi.

Pertama, konsorsium Manylad, Moy, dan Elnusa. Kedua, KSO (kerja sama operasi) PT Adhya Tirta Batam dan PT Bangun Cipta Kontraktor. Ketiga, konsorsium PT Krakatau Tirta Industri, PT Brantas Abipraya, PT Rukun Raharja. Keempat, konsorsium PT Metito Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Kelima, konsorsium PT PP Infrastruktur, PT Memiontec Indonesia, PT Envitech Perkasa. Keenam, konsorsium Manila Water Inc. bermitra dengan PT Indah Karya (Persero) dan Sarana Tirta Ungaran.

Rencananya, proyek SPAM Pekanbaru akan menggabungkan rehabilitasi dan pembangunan jaringan baru. Nantinya, investor akan ditawarkan untuk merehabilitasi jaringan yang sudah ada (rehabilitate, operate & transfer) kapasitas 500 liter per detik.

Selanjutnya, jaringan baru harus dibangun oleh investor dengan kapasitas 250 liter per detik. Pembangunan dilakukan lewat skema bangun, operasi, dan serah (build, operate & transfer/BOT).

Komang menuturkan, PP Infrastruktur juga memprakarsai proyek SPAM Juanda. Proyek tersebut akan berkalasitas 5.000 liter/detik. "SPAM masih tahap feasibility study," sebutnya.

Adapun proyek ini diprakarsai Mayniland Water Serv. Inc., Metropac Water Invest. Corp., PT Varsha Zamindo Lestari, PT PP (Persero) Tbk., dan PT PP Infrastruktur. Masa kontrak melalui bangun guna serah (build, operate, transfer) selama 30 tahun dengan pengembalian investasi melalui tarif air.

 

Selanjutnya: Terdampak Covid-19, PP Infrastruktur baru serap capex 27,4% hingga kuartal III-2020

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×