kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PPA Tolak Suntik Balai Pustaka


Selasa, 02 Februari 2010 / 22:03 WIB
PPA Tolak Suntik Balai Pustaka


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Peribahasa ini sesuai untuk dilekatkan pada PT Balai Pustaka (Persero) yang meminta agar Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyuntik dana melalui Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Pasalnya, dua minggu lalu PPA mengirim surat pada Balai Pustaka yang isinya menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengucurkan dana untuk Balai Pustaka.

Sayangnya, dalam surat itu PPA tidak menyebutkan secara jelas alasan tidak bisa menyuntik dana kepada BUMN percetakan tersebut. Sebaliknya, PPA malah mengalihkan permasalahan Balai Pustaka kepada BNI Securities yang bertindak sebagai arranger.

Terang saja, Ketua Umum Serikat Pekerja Balai Pustaka, Rafita keberatan dengan pengalihan kepada pihak ketiga tersebut. Alasannya karena bunga yang diberikan oleh BNI Securities cukup tinggi. "BNI memberi kita bunga hingga 18%," imbuh Rafita, seusai menghadiri rapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (02/02).

Saat ini, Balai Pustaka membutuhkan dana sedikitnya Rp 150 miliar untuk memperbaiki infrastruktur, membenahi SDM dan juga permodalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×