kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PPRO siap luncurkan tiga proyek apartemen


Kamis, 27 April 2017 / 09:10 WIB
PPRO siap luncurkan tiga proyek apartemen


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT PP Properti Tbk (PPRO) optimistis bisnis properti akan tumbuh tahun ini. Meskipun pencapaian marketing sales atau pra penjualan perusahaan hanya tumbuh 6% di kuartal I 2017, namun perusahaan yakin target Rp 2,99 triliun tahun ini dapat dicapai.

Untuk mencapai target tersebut, anak usaha PTPP akan meluncurkan tiga proyek baru mulai kuartal II 2017. Dua proyek diantaranya akan diluncurkan pada Mei mendatang, dan satu proyek lagi akan dirilis di kuartal III 2017.

Proyek pertama akan diluncurkan di Semarang. PPRO akan membangun proyek apartemen mahasiswa bertajuk Begawan Apartemen di lahan seluas 1,5 hektare (ha). "Ini merupakan apartemen segmen menengah yang menyasar mahasiswa karena dekat dengan Universitas Muhammadiah. Rencananya kita akan membangun 3 tower," ungkap Indaryanto, Direktur Keuangan PPRO pada KONTAN, Rabu (26/4).

Sementara proyek kedua berupa apartemen premium di Embong Sawo Surabaya di atas lahan seluas 1,4 hektare (ha). Proyek pertama dan kedua ini akan diluncurkan masing-masing pada 6 Mei dan 15 Mei mendatang. Keduanya merupakan proyek yang digarap sendiri oleh PP Properti.

Sedangkan, proyek ketiga rencananya akan dirilis di Wiyung Surabaya di atas lahan seluas 2,2 ha. Proyek ini merupakan patungan antara perseroan dengan PT Gungsari Saktijaya sebagai pemilik lahan. PPRO menggenggam posi mayoritas dalam proyek patungan tersebut yakni 80%.

Indaryanto optimistis dengan peluncuran ketiga proyek tersebut maka perolehan marketing sales perusahaan akan terus meningkat. "Kita harap ketiganya akan memberikan kontribusi yang bagus pada akhir tahun," ujarnya.

Sepanjang kuartal I 2017, PP Properti baru berhasil mengantongi marketing sales Rp 586 miliar atau hanya tumbuh 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontrubusi terbesar berasala dari proyek Grand Kamala Lagoon (GKL) Bekasi sebesar 45%, diikuti oleh Grand Dharmahusada Lagoom (GDL) 20% dan Grand Sungkono Lagoon (GSL) 10%. Sedangkan sisanya berasal dari proyek-proyek lain.

Tak hanya pra penjualan yang tumbuh tipis, kinerja keuangan PP Properti di kuartal I 2017 juga hanya tumbuh tipis. Perusahaan membukukan pendapatan Rp 538 miliar atau tumbuh 6% dari Rp 505 miliar pada kuartal I 2016. Adapun laba bersih perusahaan hanya tumbuh tipis dari Rp 90,6 miliar menjadi Rp 91,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×