kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Produsen elektronik siap ekspansi ke bisnis AC


Rabu, 31 Juli 2019 / 22:14 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Yudho Winarto

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, Janu Suryanto meyakini dengan adanya produksi dari Panasonic akan dapat menarik minat merek lain untuk bisa melokalisasi AC di dalam negeri. Mengingat saat ini, masih banyak merk elektronik yang masih impor AC seperti Daikin, Denpoo, Sharp, Samsung, Hitachi (dari Malaysia).

"Dalam waktu dekat merek LG akan bangun line produksi AC baru di Legok. September mereka mulai trial," kata Janu kepada Kontan.co.id, Rabu (31/7).

Baca Juga: Konsol game PlayStation 4 (PS4) telah terjual sebanyak 100 juta unit

Selain itu untuk kompresor AC, akan ada ada satu perusahaan Tiongkok yakni Highly akan masuk berinvestasi bekerjasama dengan PT Fujisei.

Menurutnya dengan adanya produsen kompresor China masuk akan bisa menarik industri pendukung pula yang berinvestasi di Indonesia. "Merek Sharp kita harapkan juga dalam waktu dekat bisa masuk berinvestasi," katanya.

National Senior Sales General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo menjelaskan saat ini Sharp memang masih impor AC. Namun ditargetkan pada tahun 2022 dapat diproduksi dalam negeri. "Kami siap ekspansi," kata Andry kepada Kontan.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×