kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Produsen kopi kemasan khawatir kekurangan pasokan


Selasa, 10 Januari 2012 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. BP Jamsostek rugi tak terealisasi Rp 43 T di investasi saham, ini penjelasan ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/27/08/2020.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Prediksi penurunan produksi kopi nasional dari Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) membuat produsen kopi kemasan khawatir kekurangan pasokan.

Pranoto Soenarto, Direktur Operasional PT Excelso Multi Rasa, bilang, jika pasokan kopi berkurang, maka ia bakal kesulitan mendapat pasokan karena harga jualnya lebih mahal. "Pasti khawatir, dengan sedikitnya pasokan kemungkinan harga menjadi naik," kata Pranoto, kemarin (10/1).

Saat ini, Excelco Multi Rasa memproduki kopi kemasan mengandalkan kopi jenis arabika lokal. Pranoto bilang, hampir 99% bahan baku kopinya mengandalkan pasokan kopi dari daerah yang ada di Indonesia.

Sebelumnya, AEKI mencatat, ekspor kopi tahun 2012 ini akan turun hingga 600.000 ton. Sementara tahun 2011 lalu, angka produksi kopi diyakini mencapai 640.000 ton.

Penurunan produksi kopi terjadi karena faktor cuaca yang membuat produktifitas kopi turun. Selain AEKI, perkiraan penurunan produksi kopi Indonesia sebelumnya disampaikan oleh ICO (international coffee organization)
.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×