kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45989,59   -6,37   -0.64%
  • EMAS1.004.000 1,31%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Program Konversi ke Kompor Induksi Batal, Pilot Project di Solo dan Bali Tetap Jalan


Kamis, 29 September 2022 / 18:23 WIB
Program Konversi ke Kompor Induksi Batal, Pilot Project di Solo dan Bali Tetap Jalan
ILUSTRASI. PLN tetap fokus untuk mengevaluasi pilot project kompor induksi di Solo dan di Denpasar, Bali. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN membatalkan program pengalihan konsumsi Elpiji 3 kg ke kompor induksi. Kendati batal, sejauh ini PLN tetap fokus untuk mengevaluasi pilot project atau program uji coba kompor induksi kepada 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Solo dan 1.000 KPM di Denpasar, Bali. 

Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto mengatakan, pembatalan program konversi ke kompor listrik karena pemerintah melihat faktor sosial dan ekonomi. Padahal, sebetulnya secara hitungan ekonomis PLN melihat ada peluang. 

“Tetapi kemarin kami ditugaskan mencoba dahulu, membuat pilot project di mana 1.000 KPM di Solo dan 1.000 KPM di Denpasar Bali. Kita lihat dulu perkembangannya seperti apa,” jelasnya dalam acara Ngopi BUMN, Kamis (29/9). 

Baca Juga: Program Kompor Listrik Batal, Ini Kata Pengamat

Adi menyatakan, perkembangan yang akan dipantau oleh PLN ialah perilaku masyarakat terhadap penerimaan kompor induksi yang telah dibagikan. 

“(Uji coba tetap) Berjalan, kami melihat nanti perilaku dari pelanggan seperti apa, kemudian kita catat nanti kelemahannya apa, kelebihannya apa dan tentunya nanti akan kita report kepada pemerintah,” tandasnya. 

Sebelumnya, PLN memaparkan pada 2022 pihaknya menargetkan 300.000 KPM  mendapatkan kompor induksi. Adi mengungkapkan bahwa program tersebut tidak jadi dijalankan. 

Baru-baru ini  Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo telah mengumumkan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. 

“Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/9). 

PLN juga memastikan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

“Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi,” ucap Darmawan. 

Baca Juga: Program Konversi Kompor Listrik Dibatalkan

Selain itu, PLN juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan. 

“Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut. PLN tidak pernah melakukan pembahasan formal apapun atau merencanakan pengalihan daya listrik 450 VA ke 900 VA. Hal ini juga tidak ada kaitannya dengan program kompor listrik,” tegas Darmawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×