kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Program Revitalisasi Sistem Kereta Api Membutuhkan Rp 82 Triliun


Kamis, 21 Januari 2010 / 13:38 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Pemerintah membutuhkan dana sangat besar, sekitar Rp 82 triliun untuk membiayai program revitalisasi sistem perkeretaapian nasional sampai 2014.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Tundjung Inderawan mengakui, bahwa uang yang dibutuhkan untuk merevitalisasi sistem transportasi kereta api sangat besar. "Karena memang pekerjaan yang akan dilakukan pemerintah sangat banyak," katanya.

Proyek revitalisasi itu antara lain, pembangunan double track di Pulau Jawa, membangun jaringan Trans Sumatera Railways, dan meningkatkan penghubung transportasi antarmoda. Kemudian pekerjaan lainnya adalah pengembangan kereta api komuter di tujuh kota yaitu Jabodetabek, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Medan, dan Palembang.

"Dananya besar, karena untuk revitalisasi kereta api di Jabodetabek saja membutuhkan dana sekitar Rp 28 triliun," kata Tundjung, Rabu (20/1) malam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×