kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Proses lelang fasilitas kilang Arun tetap berjalan


Selasa, 13 Maret 2012 / 17:58 WIB
Proses lelang fasilitas kilang Arun tetap berjalan
ILUSTRASI. Pemandangan menunjukkan patung elang berkepala dua, lambang Rusia, di atas gedung selama parade udara pada Hari Kemenangan di pusat Kota Moskow, Rusia, 9 Mei 2020. REUTERS/Maxim Shemetov


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) sudah mempersiapkan proses lelang pengubahan fasilitas revitalisasi kilang gas alam cair (liquified natural gas/LNG) di Arun menjadi terminal penerimaan LNG. Namun, pengubahan kilang Arun itu harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah dan ExxonMobil.

"Pra kualifikasi tender sudah jalan, sekarang tender bisa dijalani, sekarang hanya menunggu izin," kata Nanang, Selasa (13/3). Kendati proses lelang berjalan, namun Pertamina masih menanti izin pemerintah selaku pemilik aset dan izin dari ExxonMobil selaku pemilik konsesi kilang.

Menurut Nanang, tanpa ada persetujuan dari Exxon Mobil, pihaknya tidak bisa memulai tender. Untuk itu, Pertamina sedang membujuk Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) agar melakukan dialog dengan Exxon Mobil.

Sementara itu, lelang untuk mengubah fungsi kilang Arun itu akan dilakukan untuk mengubah peralatan kilang. Seperti lelang peralatan yang mengubah loading arm menjadi unloading arm, dan peralatan mengubah LNG menjadi gas.

“Pengumuman pemenang tender baru akan kami lakukan setelah mendapat izin (dari pemerintah dan Exxon Mobil),” terang dia. Sementara proses konstruksi perubahan fungsi kilang Arun membutuhkan waktu 18 bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×