kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk Mencatatkan Kerugian Bersih Rp 34 Miliar di 2023


Jumat, 31 Mei 2024 / 22:07 WIB
PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk Mencatatkan Kerugian Bersih Rp 34 Miliar di 2023
ILUSTRASI. RUOS CAKK


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) telah menyelenggarakan Rapat  Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2023 di Jakarta yang  dipimpin oleh Mohammad Raylan selaku Komisaris Independen.

Pada tahun 2023, Perseroan membukukan kerugian terbesar setelah berkiprah selama 28  tahun dalam industri Keramik di Indonesia. Berdasarkan laporan keuangan tahunan yang  telah dipublikasikan pada tanggal 27 Maret 2024, Perseroan membukukan kerugian bersih sebesar Rp 34,09 miliar.

Perseroan hanya mampu membukukan penjualan sebesar Rp208 miliar yang turun sebesar 17% jika dibandingkan dengan tahun 2022. Dari sisi bottom line, Perseroan membukukan kerugian bersih sebesar Rp34,09 miliar. Perseroan hanya dapat  merealisasikan produksi sebesar 5,45 juta meter persegi selama tahun 2023 dengan Tingkat Penggunaan Kapasitas Terpasang sebesar 45,44%” ucap Direktur Perseroan, Budi Agusti.

Tetapi, di tengah kondisi yang kurang baik ini, Aset Perseroan masih dapat tumbuh sebesar  4,04% jika dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp466 miliar, tambah Budi.

Peningkatan beban pokok penjualan yang diakibatkan kenaikan biaya Transportasi / Ongkos Angkut Keramik sebesar 2% - 3% dari harga jual keramik, konsolidasi Laporan Keuangan antara Perseroan dengan anak usaha serta peningkatan beban umum  administrasi semakin memperburuk kondisi keuangan Perseroan pada tahun ini.

Disamping itu, volume penjualan Perseroan pada tahun 2023 sangat tertekan karena besarnya  gempuran produk granit murah yang di import dari Tiongkok dan India.

Direktur Utama Perseroan, Johan Silitonga menuturkan, import keramik yang berasal dari  Tiongkok dan India naik signifikan dari 70,2 juta meter persegi di tahun 2022 menjadi 93,4  juta meter persegi di tahun 2023. Hal ini ditengarai karena adanya penurunan safeguard yang dilakukan oleh Pemerintah menjadi sebesar 13% sesuai dengan Peraturan Menteri  Keuangan (PMK) No. 156/PMK.010/2021. Selanjutnya, adanya penurunan harga harga jual
produk import Ex-Tiongkok di pasar Domestik sebesar 29,5% membuat para pelaku industri Keramik Lokal terpaksa menurunkan harga jual dan tidak dapat mengoptimalkan  pendapatan.

Selanjutnya, kenaikan harga Gas dari $6/MMBtu menjadi $6,5/MMBtu serta pelemahan  daya beli domestik dan penurunan angka export pengaruh krisis global menjadi tambahan  katalis negatif pertumbuhan Perseroan di tahun 2023.

Dengan keadaan tersebut, Perseroan Kembali mengkaji beberapa strategi untuk terus  melakukan pertumbuhan berkelanjutan, di sisi pemasaran, Perseroan melakukan Strategic  Alignment dengan anak usaha yang bertindak sebagai Distributor Perseroan dengan  merumuskan dan menerapkan strategi-strategi pemasaran yang berorientasi pada  kebutuhan konsumen.
Untuk Strategi operasional, Perseroan akan menambah kapasitas  produksi yang bertujuan untuk menurunkan Harga Pokok Produksi. Perseroan juga terus
melakukan inovasi dalam menghadirkan produk-produk baru yang dibutuhkan oleh pasar  domestik, salah satunya dengan mengeluarkan ukuran keramik 60 X 60 dan 30 X 60 Cutting.

Pada agenda RUPST ini juga, Pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali manajemen Perseroan dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun buku 2027, maka susunan Pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama :
Sanderawati Joesoef
Komisaris : Luciana Sutanto
Komisaris Independen :Mohammad Raylan
Direksi
Direktur Utama : Johan Silitonga
Direktur :  Budi Agusti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×