kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

PTDI Bisa Produksi 8 Pesawat CN-235 Setahun, Prabowo: Ada 100 Pesanan Pesawat


Senin, 10 Juli 2023 / 18:26 WIB
ILUSTRASI. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kini sudah dapat memproduksi 8 unit pesawat CN 235 dalam satu tahun.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kini sudah dapat memproduksi 8 unit pesawat CN 235 dalam satu tahun.

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, hal tersebut usai adanya revitalisasi, serta reformulasi prosedur kerja yang kemudian PTDI dapat meningkatkan produksi pesawat dari yang sebelumnya setahun 2 hingga 3 unit pesawat menjadi 8 unit.

"Laporan PTDI, mampu 8, dari yang tadinya 2-3 setahun, sekarang mampu 8 unit CN 235 setahun. Ini sangat bagus," kata Prabowo di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/7).

Baca Juga: Prabowo Lapor ke Jokowi Soal Perkembangan Situasi Pertahanan di Indonesia

Menurutnya, hal tersebut sangat positif ditengah permintaan pesawat CN 235 dari sejumlah negara cukup tinggi. Prabowo mengatakan saat ini ada sekitar 100 permintaan pesawat CN 235.

"Karena permintaan CN 235 di banyak negara cukup tinggi, cukup baik. Perhitungan kita kurang lebih ada permintaan 100 pesawat CN 235 dari Afrika, Amerika LAtin dan sebagainya," kata Prabowo.

Maka itu, pemerintah terus mendorong perkembangan industri pertahanan Indonesia agar lebih efisien, produktif serta inovatif.

"Dan tidak malu-malu kerja sama dengan siapapun yang bisa membawa nilai tambah bagi kita," ujar Prabowo.

Perkembangan industri pertahanan di Indonesia tersebut telah dilaporkan Prabowo kepada Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Presiden merasa puas dengan perkembangan industri pertahanan nasional.

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Arif Faisal Jadi Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×